Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Debit Waduk Gajah Mungkur Menyusut, Saksi Sejarah Bedol Desa Muncul

Iwan Adi Luhung • Selasa, 12 September 2023 | 03:39 WIB
Batu-batu nisan kembali muncul di permukaan Waduk Gajah Mungkur, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri.
Batu-batu nisan kembali muncul di permukaan Waduk Gajah Mungkur, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri.

RADARWONOGIRI.COM–Fenomena munculnya nisan makam-makam lawas di dasar Waduk Gajah Mungkur (WGM) menjadi pemandangan unik setiap debit air WGM surut.

Salah satunya terlihat di Lingkungan Jaban Kelurahan/Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri.

Pantuan radarwonogiri.com, sebagian nisan hanya terlihat separo karena bagian bawahnya masih terendam air WGM.

Di antara puluhan nisan itu, ada yang masih utuh. Masih terlihat tulisan samar di nisan tersebut. Ada juga tulisan beraksara jawa. Beberapa ada angka tahun.

Makam-makam itu sudah ada sebelum dibangunnya WGM. Dahulu, wilayah sekitar makam adalah perkampungan.

Warga setempat mengikuti program transmigrasi bedol desa sebelum waduk dibangun.

Camat Wuryantoro Sumardjono Fadjari membenarkan, setiap musim kemarau, sejumlah desa atau kelurahan yang dulu terendam air waduk, kembali muncul.

Salah satunya adalah makam di wilayah Lingkungan Jaban, Kelurahan Wuryantoro.
"Itu kena genangan proyek waduk. Makam itu ada sebelum dibangun waduk," ujar Sumardjono, Senin (11/9/2023).

"Surutnya perlahan. Sejak Agustus lalu, mulai surut hingga saat ini," imbuhnya.

Sepengetahuan camat, tidak ada warga yang berziarah saat nisan makam muncul ke permukaan.

Diduga kuat, para sanak keluarga telah bertransmigrasi ke luar Pulau Jawa. (al/bun)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#nisan #makam #bedol desa #waduk gajah mungkur