Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Sedimentasi Tinggi, Bendung Kepatihan Dikeruk

Iwan Kawul • Jumat, 29 September 2023 | 21:28 WIB
PENDANGKALAN: Alat berat dikerahkan untuk mengekeruk sedimentasi di dasar Bendung Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, belum lama ini (28/9).
PENDANGKALAN: Alat berat dikerahkan untuk mengekeruk sedimentasi di dasar Bendung Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, belum lama ini (28/9).

RADARWONOGIRI.COM – Sedimentasi di Bendung Kepatihan di Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri mulai dikeruk. Karena selama ini bendung tersebut kurang bekerja optimal untuk mengairi lahan pertanian. Mengingat sedimentasinya mencapai lebih dari 2 meter.

Kepala Desa (Kades) Kepatihan Agus Suyitno menjelaskan,sedimentasi tersebut berdampak pada irigasi ke lahan pertanian di Desa Pule dan Jaten, Kecamatan Selogiri. Sedangkan hulu sungainya di Desa Keloran dan Jendi, Selogiri.

“Seingat saya belum pernah ada pengerukan. Hanya tambah bangunan dan rehab-rehab saja. Maka sekarang kami meminta kepada Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSB) untuk pengerukan,” kata Agus, kemarin (28/9).

Agus menambahkan, Bendung Kepatihan memiliki lebar sekitar 70 meter. Kemudian lebat talut sisi timur 70 meter. Sedangkan lebar talut sisi barat lebih dari 100 meter. Diketahui bendung ini dibangun sebelum era kemerdekaan.

“Pengerukan Bendung Kepatihan dimulai sejak akhir Agustus. Lama pengerukan 10 hari kerj. Saat ini pengerukan sudah selesai. BBWSBS datangkan alat berat untuk pengerukan,” imbuh Agus.

Agus berharap setelah sedimentasi dikeruk, kinerja Bendung kepatihan lebih optimal. Sehingga mampu menampung air saat musim penghujan tiba. Sekaligus bisa mengendalikan potensi banjir. Sedangkan tanah sedimentasi, bisa dimanfaatkan warga sekitar untuk menguruk pekarangan.

“Dan nanti jika musim kemarau tiba airnya masih bisa dimanfaatkan untuk irigasi. Irigasi di desa-desa lain seperti Pule dan Jaten bisa mengalir lagi. Sehingga bisa dinikmati bersama,” papar Agus. (kwl/fer)

Editor : Damianus Bram
#pengerukan #Bendung Kepatihan #sedimentasi #selogiri #wonogiri #desa kepatihan