RADARWONOGIRI.COM-Tempat pembuangan sampah (TPS) pedagang Pasar Slogohimo disebut overload. Pemkab Wonogiri bakal mengkaji terkait masalah itu.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Slogohimo Joko Pranowo mengatakan, TPS di sekitar Pasar Slogohimo kerap overload. Itu karena TPS tak hanya digunakan oleh pedagang pasar.
"Intinya, TPS itu overload. Harusnya meng-cover pasar, tapi juga digunakan orang luar," ujar Joko Pranowo.
Masalah itu juga disampaikan Joko saat audiensi agar segera mendapatkan solusi.
Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, saat bicara pembangunan ke depan, maka akan dilakukan antisipasi masalah di kemudian hari. Termasuk masalah infrastruktur penampungan sampah.
"Tentu momentum ini (audiensi) untuk mengkaji," kata dia.
Bupati meminta dinas terkait membuat perencanaan komprehensif dan diharapkan bisa mengurai permasalah di lapangan.
Pria yang akrab disapa Jekek itu juga akan mendorong kades atau lurah setempat untuk mendorong perilaku sosial yang lebih baik. Dengan begitu, permasalahan terkait sampah bisa rampung.
Diketahui, Pemkab Wonogiri berjanji segera membangun pasar darurat di halaman Pasar Slogohimo yang direncanakan pada 2024 dengan anggaran Rp 50 miliar. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono