RADARWONOGIRI.COM - Bukit Cumbri yang masuk di wilayah Desa Biting Kecamatan Purwantoro mengalami kebakaran. Akibatnya, objek wisata itu ditutup sementara.
"Betul, ada kebakaran di Bukit Cumbri. Api mulai terlihat sekitar Rabu (11/10) sore sekitar pukul 15.00," ujar Kepala Desa (Kades) Biting Masnianto Kamis (12/10).
Dia menerangkan, kebakaran awalnya terlihat di puncak Bukit Cumbri. Api disinyalir tidak berasal dari wilayah Desa Biting atau Kepyar di Jawa Tengah. Namun, api diduga berasal dari pengunjung yang naik di wilayah Kecamatan Sampung, Ponorogo Jawa Timur.
"Dari puncak merembet ke wilayah kita. Api dari balik (bukit). Dari Jawa Timur ke Jawa Tengah," terang dia.
Pihaknya sangat menyayangkan kebakaran itu. Pasalnya, belum lama ini dilakukan penanaman pohon beringin untuk kelestarian alam dan menjaga sumber mata air namun kini malah terdampak kebakaran.
Terkait luas wilayah yang terbakar, Masnianto memperkirakan ada 20 hektar area Bukit Cumbri yang terbakar. Kebakaran itu terjadi di sekitar puncak bukit yang kerap menjadi jujukan wisatawan itu.
Kades menuturkan, kebakaran itu akhirnya padam pada Rabu malam sekitar pukul 23.00. Namun dampaknya, objek wisata itu ditutup untuk sementara.
"Sementara kita tutup dulu wisata ke Cumbri. Bekas kebakaran mungkin masih panas. Tidak ada dulu kebakaran," kata Masnianto
Menurut dia, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu. Jarak lokasi kebakaran ke pemukiman warga di kaki bukit sekitar satu kilometer.
Terpisah, Kades Kepyar Kecamatan Purwantoro Mei Rina Tri Purwanti juga mengamini bahwa Bukit Cumbri ditutup sementara untuk wisata. Penutupan itu dilakukan demi keamanan bersama.
"Ditutup dulu. Kebakarannya kemarin juga terlihat dari wilayah kami," kata Mei. (al)
Editor : Damianus Bram