RADARWONOGIRI.COM – Beberapa waktu terakhir marak beredar hoaks alias kabar bohong di media sosial (medsos). Polisi meminta masyarakat untuk tidak gampang percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Salah satu kabar bohong yang beredar adalah adanya aksi klitih (keliling golek getih) di Kota Sukses. Pesan berantai itu tersebar di WhatsApp.
Pada pesan berantai itu, disebutkan bahwa terjadi aksi klitih di Wonogiri disertai foto yang menunjukkan seseorang dalam keadaan luka karena aksi klitih.
Pesan itu berbunyi "Area Gajah Mungkur wes enek 6 bersenjata tajam, Kabeh mau bengi". Pesan itu juga diteruskan berantai dan juga membuat geger.
Kabar bohong yang lain adalah aksi klitih yang terjadi di wilayah Kecamatan Purwantoro. Terdapat foto yang disebarluaskan pada kabar tersebut.
Polisi memastikan, bahwa kabar-kabar yang tersebar di WhatsApp itu adalah kabar bohong.
”Itu hoaks. Keduanya hoaks,” ujar Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo Minggu (5/11).
Dia memastikan, tidak ada kejadian klitih yang mencari korban secara acak di Kota Sukses. Pihaknya juga telah mengkonfirmasi hal tersebut ke polsek jajaran.
”Di semua jajaran tidak ada laporan itu. Tidak ada kejadian itu,” kata dia.
Pihaknya meminta masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Anom juga mengimbau agar masyarakat perlu menyaring dan mencari kebenaran informasi yang didapatkannya sebelum menyebarkan informasi tersebut.
”Belakangan ini memang ada hoaks yang beredar. Tidak hanya di Wonogiri, di daerah lain juga ada,” kata dia.
Anom memastikan, personel Polres Wonogiri selalu siaga 24 jam di Wonogiri. Dia mewanti-wanti masyarakat untuk tidak serta merta menyebarkan kabar yang belum tentu kebenarannya.
”Semisal ada suatu informasi disaring dulu. Bisa juga dikonfirmasikan ke pihak-pihak terkait dulu. Jangan asal di-share,” tandas Anom. (al/adi)
Editor : Damianus Bram