RADARSOLO.COM- Revitalisasi kawasan Waduk Gajah Mungkur (WGM) dikebut.
Pada akhir 2023, diperkirakan pembangunan area zona 1 kawasan WGM yang direvitalisasi rampung.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Wonogiri Heru Utomo mengatakan, diperkirakan, pada Desember mendatang, pembangunan bisa selesai.
"Kondisinya sesuai dengan masterplan yang sudah dibuat, dari pusat. Hampir tidak ada yang berubah. Hanya ada beberapa perubahan spek," ujar Heru Utomo di sela peninjauan revitalisasi kawasan WGM, Senin (6/11/2023).
Diketahui, zona 1 kawasan WGM yang direvitalisasi di antaranya pintu masuk utama, plaza entrance, tematik garden dan teras pantai.
Termasuk jembatan yang menjorok ke genangan WGM.
Pantauan radarwonogiri.com Senin (6/11/2023), proses pembangunan terus berjalan. Termasuk jembatan yang menjorok ke genangan WGM.
Sejumlah pekerja nampak membangun jembatan yang menjorok ke genangan WGM.
Sementara itu, teras pantai juga telah terbentuk.
Menurut Heru, anggaran pembuatan jembatan yang menjorok ke genangan WGM cukup tinggi. Nilainya hampir Rp 8 miliar.
"Itu karena memperhitungkan aspek keamanan pengunjung. (Anggaran) paling tinggi di jembatan itu. Total anggaran kemarin sekitar Rp 22 miliar," papar dia.
Heru menerangkan, berdasarkan paparan tim teknis, jembatan yang menjorok ke genangan WGM terdapat bagian yang berlantai kaca.
Kaca yang digunakan dipastikan sudah melalui uji kekuatan.
Pembuatan jembatan kaca WGM ditarget selesai November. Saat ini pembangunan jembatan sudah 80 persen.
"Progresnya sudah 80 persen, kemarin seluruhnya ditarget (selesai) Desember. Tapi ada tidak perpanjangan (pengerjaan) dari kementerian. Di lapangan tidak semudah yang dibayangkan," beber Heru.
Proyek revitalisasi WGM melibatkan pekerja lokal. Hal tersebut telah disepakati sebelum pengerjaan dilakukan. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono