RADARWONOGIRI.COM- Pemkab Wonogiri berencana mendirikan pos pemadam kebakaran (Damkar) di sektor timur.
Itu menjadi prioritas kedua setelah pembangunan Pasar Slogohimo yang terbakar.
Usulan pembangunan pos damkar disuarakan relawan saat sarasehan penanggulangan bencana di Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW WGM) Wonogiri belum lama ini.
"Pos damkar jadi prioritas kedua. Kami selesaikan dulu pembangunan pasar (Pasar Slogohimo) pascakebakaran," ujar Bupati Wonogiri Joko Sutopo.
Pembangunan pasar menjadi kebutuhan mendesak. Sebab sebagian besar los dan kios pasar ludes terbakar.
Untuk sementara, para pedagang pindah ke pasar darurat di area parkir Pasar Slogohimo.
Sementara itu, menanggapi usulan pendirian pos damkar di Wonogiri timur, bupati yang akrab disapa Jekek itu segera mengkajinya menyesuaikan kemampuan anggaran Pemkab Wonogiri.
Kajian juga menggodok lokasi yang paling tepat dijadikan sebagai pos damkar. "Bisa di Jatisrono atau Slogohimo," terang Jekek.
Untuk sementara ini, penanganan kebakaran di wilayah timur Kabupaten Wonogiri dilakukan berkolaborasi dengan damkar wilayah tetangga. Di antaranya Ponorogo, Jawa Timur.
Beberapa kecamatan di Kabupaten Wonogiri memang dengan wilayah lain, yakni Ponorogo, Magetan dan Pacitan.
Kecamatan itu di antaranya Purwantoro, Kismantoro, Puhpelem, Slogohimo, Bulukerto. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono