RADARWONOGIRI.COM-Ratusan peserta mengikuti peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang digelar Special Olympic Indonesia (SOINA) Wonogiri belum lama ini.
Kegiatan yang dipusatkan di Ndalem Norogo Pokoh Kidul itu diisi dengan sejumlah perlombaan olahraga dan pentas seni.
"Dimeriahkan sekira 300 peserta," ujar Ketua Panitia Peringatan HDI Sukamto.
Mereka berasal dari beragam latar belakang. Ada guru, pelatih, ofisial dan sebagainya.
Ada sejumlah olahraga yang diperlombakan. Diantaranya bocce, lempar turbo, dan lompat jauh tanpa awalan.
Bocce merupakan olahraga lempar bola untuk anak down syndrome.
Adapun lempar turbo semacam lempar lembing yang telah dimodifikasi sehingga lebih aman untuk anak dengan hambatan intelegensia.
"Dalam kegiatan peringatan HDI ini, kami mengundang sembilan SLB se-Kabupaten Wonogiri. Kami ingin menjaring bibit-bibit atlet yang berpotensi. Sehingga bisa dikembangkan bakatnya," papar Sukamto.
Adapun dalam kegiatan pentas seni diisi berbagai pertunjukan. Mulai dari pantomim, tari kreasi, tari bagaskara, fashion show dan menyanyi. Seluruhnya disajikan oleh anak-anak penyandang disabilitas.
Peringatan HDI oleh SOINA Wonogiri dibuka oleh Asisten Sekda Wonogiri FX. Pranata dan dihadiri Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri Kurnia Listyarini.
FX. Pranata yang juga ketua SOINA Wonogiri berharap, anak-anak difabel tidak dibeda-bedakan dengan komunitas-komunitas yang lain. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono