Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Puluhan Anak Penyandang Disabilitas Ikuti Sunat Massal

Iwan Adi Luhung • Senin, 25 Desember 2023 | 01:45 WIB
BERI SEMANGAT: Kabag Kesra Setda Wonogiri Rujito didampingi Kadinsos Wonogiri Kurnia Listiyarini mendorong peserta khitan massal, Sabtu (23/12).
BERI SEMANGAT: Kabag Kesra Setda Wonogiri Rujito didampingi Kadinsos Wonogiri Kurnia Listiyarini mendorong peserta khitan massal, Sabtu (23/12).

RADARWONOGIRI.COM – Puluhan anak disabilitas mengikuti sunat atau khitan massal bagi anak penyandang disabilitas. Acara ini digelar perdana di Wonogiri.

Khitan massal itu digelar di rumah dinas Direktur RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri pada Sabtu (23/12). Sejak pagi, puluhan anak sudah mengantre untuk menjalani khitan.

”Ini khitanan masal bagi anak penyandang disabilitas pertama di Wonogiri,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri Kurnia Listiyarini di sela kegiatan.

Dia menerangkan, total ada 100 sasaran. Meski begitu pada Sabtu lalu ada 51 anak yang mengikuti khitan massal pada hari itu.

”23 di antaranya penyandang disabilitas dan 28 anak non disabilitas dari keluarga kurang mampu,” terang kadinsos.

Kurnia menerangkan, ada alasan kenapa belum 100 sasaran dikhitan di hari tersebut. Itu karena adanya kondisi khusus dimana anak tak bisa mengikuti langsung khitan di lokasi tersebut.

”Nanti akan ada tindakan di rumah sakit. Beberapa di antaranya ada yang terkendala mobilitas jadi nanti (khitan) akan dilakukan di wilayah. Baik di puskesmas atau klinik terdekat dari tempat tinggalnya mereka. Iya yang 49 anak yang belum ikut disini,” papar Kurnia.

Dia menerangkan, khitan massal bagi penyandang disabilitas itu adalah bantuan dari kementerian sosial (kemensos).

Menurutnya kegiatan ini juga masih dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2023 beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, imbuh Kurnia, Kemensos juga telah memberikan sejumlah bantuan. Mulai dari alat bantu hingga paket bantuan bagi anak dengan HIV/Aids (ADHA).

Selain itu, anak memerlukan perlindungan khusus (AMPK) seperti anak korban kekerasan seksual juga diberi bantuan.

”Terakhir ditutup dengan sunatan massal bagi anak penyandang disabilitas dan anak dari keluarga fakir miskin atau keluarga kurang mampu,” kata Kurnia. (al/adi)

Editor : Damianus Bram
#penyandang disabilitas #Dinsos Wonogiri #RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso #Sunat #Khitan Massal