RADARSOLO.COM-Presiden Jokowi melanjutkan kunjungan di wilayah Jateng. Kali ini dijadwalkan bermalam di Kabupaten Wonogiri.
Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo membenarkan rencana kunjungan Presiden Jokowi.
"Ada persiapan pengamanan. Sinergi TNI-Polri. Paspampres tentunya melekat," jelasnya, Selasa (30/1/2024).
Informasi terbaru yang diterima Polres Wonogiri, Presiden Jokowi bakal berkunjung ke Lapangan Krisak di Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kamis (1/2/2024).
Kegiatan di lokasi tersebut adalah acara yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Presiden Jokowi juga direncanakan berkunjung ke lokasi lain yang bersifat tentative, yakni ke Pasar Wonogiri Kota atau Pasar Ngadirojo.
Termasuk direncanakan bakal menginap semalam, Rabu (31/1/2024) malam. "Informasi awal di Hotel Diafan dan Golden. Ada dua lokasi (yang disiapkan)," kata Anom.
Sementara itu, pantauan radarsolo.com di Lapangan Krisak, persiapan kunjungan Jokowi sudah matang. Tenda besar berdiri di lapangan.
"Ini tadi (tenda) mulai dibangun pagi. Sekarang sudah seperti ini (rangka tenda sudah berdiri,red). Cepat bangunnya," ujar Kepala Desa (Kades) Singodutan Karsanto.
Menurut Karsanto, nasabah PT PNM yang akan diundang dalam kegiatan tersebut sebanyak 5.000 orang.
Tak ada persiapan khusus pihak desa dalam menyambut acara tersebut. Mengingat sudah di-handle event organizer (EO).
Sedangkan di Hotel Diafan Wonogiri, tampak aparat melakukan pengecekan.
Petugas hotel tak mengira Presiden Jokowi akan menginap di hotel setempat.
Salah seorang staf Hotel Diafan mengatakan, pada Sabtu (27/1/2024) ada pesan WhatsApp (WA) terkait pemesanan hotel dari Sekretariat Presiden (Setpres).
Staf yang menerima pesan itu awalnya ragu. "Dipikirnya penipuan. Soalnya pernah ada yang ngaku-ngaku. Terus ternyata benar. Nggak nyangka," ujar staf tersebut.
Meski begitu, pihak hotel akhirnya 100 persen percaya presiden bakal menginap setelah aparat TNI-Polri melakukan pengecekan lokasi. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono