RADARSOLO.COM- Dugaan aksi predator anak di Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri telah dilaporkan ke Polres Wonogiri.
Perubahan sikap R yang menjadi pemurung, keluhan rasa sakit, dan luka memar membuat pihak keluarga geram.
Pada Sabtu (27/1/2024) malam, keluarga R berkumpul. Mereka mendapati bagian dada R ada luka memar.
M, 71, tetangga R sebagai pihak yang paling dicurigai sebagai predator anak didatangkan.
"M berkilah tidak usah percaya dengan omongan anak, karena seringnya isuk dele sore tempe (berubah-ubah omongngan),” ujar tante R, Selasa (5/3/2024).
Tapi keluarga tidak menggubris hal tersebut. M tetap dibawa ke Polsek Sidoharjo.
Dugaan keluarga R tak meleset. Dihadapan penyidik, M mengakui perbuatanya.
Hal tersebut membuat keluarga R terkejut. Sebab mereka menduga perubahan sikap dan luka di tubuh R akibat kenakalan anak.
Keluarga R menjelaskan, sudah ada pendampingan dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB P3A) Wonogiri.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, ada tiga luka pada tubuh R.
Satu luka lama, satu luka baru dan satu luka lain adalah luka benda tumpul di area sensitif R.
"Minggu (28/1/2024) dari Polres Wonogiri mengarahkan untuk kembali. Termasuk mengajak saksi. Sorenya (R) divisum. Beberapa hari kemudian pakaiannya dibawa ke Polres Wonogiri," kata tante R.
Pada Selasa (5/3/2024), M dan salah seorang saksi dipanggil polisi untuk dimintai keterangan.
Sementara itu, keluarga M mempertanyakan alasan kerabatnya dipolisikan.
Mereka lalu minta bertemu keluarga R disaksikan ketua RT dan RW setempat.
"Awalnya (M) tidak mengaku. Namun akhirnya saat pertemuan itu mengakui perbuatannya. Ada bukti dan disaksikan juga (oleh ketua RT dan RW)," ujar tante R.
Keluarga R berharap kasus predator anak ini bisa segera dituntaskan. Mengingat, peristiwa tersebut terjadi sejak Januari 2024.
Di lain sisi, muncul rumor di masyarakat bahwa kasus predator anak berakhir damai.
Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah belum membalas pesan singkat dari radarsolo.com terkait progres penanganan kasus tersebut. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono