Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

KULINER: Cita Rasa Mangut dari Bambu Jangan Lombok Ijo dari Wonogiri, Kombinasi Smoky dan Sensasi Pedas yang Menggugah Selera

Iwan Adi Luhung • Sabtu, 23 Maret 2024 | 23:10 WIB
Mangut di Warung Lombok Ijo di Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri Kota.
Mangut di Warung Lombok Ijo di Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri Kota.

RADARSOLO.COM - Mangut adalah makanan tradisional dengan bahan baku ikan asap sudah banyak dikenal. Diolah dengan bahan seperti jangan lombok, ikan asap terasa lebih sedap.

Sejumlah warung ei Wonogiri makan banyak yang menjajakan mangut. Salah satunya, di Warung Lombok Ijo yang terletak di Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri Kota.

Pengelola warung tersebut, Sri Yuliati mengatakan, mangut menjadi salah satu favorit pengunjung tersebut. Dia memasak ikan asap dengan menggunakan bahan-bahan seperti jangan lombok, khas Kota Sukses.

"Tentu masak mangutnya pakai lombok ijo," ujarnya, Jumat (22/3/2024).

Dengan bumbu-bumbu dan lombok ijo, rasa pedas cukup menonjol. Meski demikian, sensasi ikan asap tetap kuat.

Ikan asap yang digunakan adalah ikan manyung. Ikan itu tak dibikin sendiri, melainkan dibeli dari pasar dan baru setelahnya diolah sendiri.

Dalam satu hari, puluhan porsi nasi mangut ludes terjual pelanggan. Sebab tak dipungkiri, mangut menjadi salah satu menu andalan warung itu.

"Kadang sampai 30-an porsi. Ada juga yang tambah lauk macam-macam. Pokoknya yang tersedia," terangnya.

Adapun menu yang bisa ditambahkan sesuai selera pengunjung. Ada yang memakan mangut dengan jangan lombok ijo, ada juga yang memilih menambahkan jangan tolo.
Tak lupa, ada sejumlah gorengan yang tersedia. Mulai dari tempe goreng, hingga bakwan yang bisa diambil langsung oleh pembeli.

Masakan ikan mangut di sana terasa mantap. Sensasi rasa ikan asapnya sangat terasa smoky. Apalagi, dikombinasikan dengan rasa pedas dari lombok ijo.

Salah satu pengunjung, Erlangga, 26, mengaku mangut disana cocok dengan lidahnya. Menurutnya, potongan ikan asap yang disajikan cukup besar.

"Kalau kesini memang sering dan pasti pesan ikan mangut," bebernya.

Warung tersebut buka dari pukul 06.00 hingga pukul 16.00. Adapun selain ikan mangut, banyak menu masakan jawa lainnya yang disajikan.

Satu porsi nasi mangut dengan potongan ikan asap yang cukup besar dengan jangan tolo, dua tempe goreng dan segelas es lemon tea dibanderol Rp 22 ribu. (al/nik)

Editor : Niko auglandy
#smoky #pedas #kuliner #Mangut