Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Oknum Guru SMP di Jatipurno Wonogiri yang Digerebek Warga Berstatus PNS, Sedang Proses Cerai

Iwan Adi Luhung • Rabu, 3 April 2024 | 19:34 WIB
Ilustrasi kekerasan anak. (IRECK OKTAVIANTO/RADAR SOLO)
Ilustrasi kekerasan anak. (IRECK OKTAVIANTO/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Seorang guru seharusnya digugu dan ditiru, tapi yang terjadi kali ini beda.

Oknum guru berinisial O dan mengajar di salah satu SMP Kecamatan Jatipurno, Wonogiri malah digerebek warga.

O kedapatan berduaan dengan siswinya di rumah kontrakannya di Kecamatan Slogohimo.

Kepala Disdikbud Wonogiri Sriyanto mengelus dada atas kejadian tersebut. Pihaknya langsung memanggil kepala SMP dan O untuk diminta keterangan.

"Yang bersangkutan langsung saya buatkan surat penugasan. Kami tarik ke dinas sambil menunggu perkembangan lebih lanjut," ujarnya, Rabu (3/4/2024)

Penarikan O ke dinas untuk dilakukan pembinaan dan sanksi sementara. Terkait sanksi lainnya, pihaknya menyerahkan ke pihak-pihak terkait.

"Kami masih mendalami kasus ini. Apakah sudah ada pendampingan atau pelaporan kepada pihak berwajib (polisi)," jelas dia.

Hasil penelusuran disdikbud, O bertatus PNS dan telah berkeluarga. Namun saat ini dalam proses cerai.

"Yang bersangkutan tergolong masih muda. Informasinya ada gugatan cerai dari istrinya yang juga guru," ungkap Sriyanto.

Pascakejadian tersebut, siswi tidak masuk sekolah. Atas hal itu, disdikbud bakal mengunjungi rumah siswi untuk melakukan pendalaman.

"Kalau siswinya, informasi yang kami dapat, awalnya pamit mau menginap di rumah temannya," terang kadisdikbud Wonogiri.

Berkaca dari kejadian itu, orang tua perlu lebih maksimal mengawasi anak-anaknya.

Ditambahkan Sriyanto, disdikbud kerap mengumpulkan para kepala sekolah agar mengingatkan bahwa guru yang melanggar Undang-Undang Perlindungan anak disanksi tegas. Salah satunya dipecat.

"Itu seharusnya diingat. Hukuman maksimal, dipecat dari pekerjaannya juga. Masih ada subsidairnya," tegas Sriyanto.

Terpisah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB P3A) Wonogiri Mubarok mengatakan, pihaknya baru saja mendapatkan informasi tersebut.

"Tim di kecamatan akan melakukan pengecekan," ucapnya. (al/wa)

DOK NOTO SPORTSWEAR
DOK NOTO SPORTSWEAR
Editor : Tri Wahyu Cahyono
#digerebek warga #rumah kontrakan #guru smp #jatipurno #wonogiri #slogohimo