RADARSOLO.COM-Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menggelar diskusi dengan para anak muda pengemat media sosial (medsos).
Dalam diskusi itu, dibahas sejumlah hal. Di antaranya adalah bijak dalam menggunakan medsos.
Diskusi yang digelar AMPI Wonogiri dipimpin Ketua AMPI Jawa Tengah Bondan Sejiwan Boma Aji.
Adapun peserta diskusi yang digelar, Sabtu (29/6/2024) itu adalah muda-mudi penggemar medsos yang tergabung dalam Organisasi Kreator Digital (Oktal) Wonogiri.
Ketua AMPI Jateng Bondan Sejiwan Boma Aji mengatakan, AMPI adalah adalah sebuah organisasi pemuda yang memiliki sejumlah tujuan.
Di antaranya adalah membentuk kader pembaruan juga pembangunan yang berorisentasi karya dan memiliki semangat patriotisme dalam kencapai tujuan negara.
"AMPI ini punya fungsi. Salah satunya menyatukan pikiran dan tindakan yang berorientasi pada karya dan kekaryaan untuk melakukan pembangunan di segala bidang," ujar Bondan.
Selain itu, AMPI juga menjadi wadah dalam menyerap aspirasi para pemuda. Nah, lewat diskusi dengan para kreator digital, AMPI membahas banyak hal.
"Salah satunya tentang bijak dalam bermedsos. Era saat ini, informasi beredar sangat cepat lewat medsos," kata Bondan.
Anggota DPRD Jateng dari Partai Golkar itu menambahkan, hoax banyak berseliweran di medsos.
Karena itu, para pemuda harus melek dan bisa mencari tahu apakah informasi yang beredar itu valid atau tidak.
"Kalau hoax ya jangan sampai diteruskan atau dikirimkan kemana-mana. Harus bisa menyaring informasi dengan bijak," pungkas dia. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono