Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Hari-hari Terakhir Anggota DPRD Wonogiri Periode 2019-2024, Begini Aktivitasnya

Iwan Adi Luhung • Minggu, 11 Agustus 2024 | 23:39 WIB
Rapat paripurna terakhir yang diikuti anggota DPRD Wonogiri periode 2019-2024, Sabtu (10/8/2024).
Rapat paripurna terakhir yang diikuti anggota DPRD Wonogiri periode 2019-2024, Sabtu (10/8/2024).

RADARSOLO.COM-Anggota DPRD Wonogiri periode 2019-2024 segera purnatugas.

Mereka menggelar rapat paripurna terakhir di Graha Paripurna DPRD Wonogiri, Sabtu (10/8/2024).

Agendanya yaitu persetujuan terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Wonogiri Tahun 2024 hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah.

Serta persetujuan Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah tahun 2025-2045.

Lalu persetujuan terhadap Raperda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Bank Wonogiri.

Lalu persetujuan terhadap Raperda tentang Penyediaan dan Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Perumahan.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo menilai, sinergi antara Pemkab dan DPRD Wonogiri sangat baik.

Menurut Joko Sutopo, capaian yang diraih Wonogiri bukan hanya kinerja satu lembaga.

"Di dalamnya ada sinergisitas antara legislatif dan eksekutif. Tadi kami sampaikan, capaian di tiap OPD (organisasi perangkat daerah) trennya sangat positif," ujar bupati Wonogiri usai paripurna.

Tren yang positif itu, imbuh bupati, adalah buah sinergisitas dan kebersamaan.

Serta komitmen Go-Nyawiji sesarengan Mbangun Wonogiri.

"Kami selalu menyampaikan, sinergi, sinergi dan sinergi. Kami bikin tagline pun sederhana, Go-Nyawiji yang berarti juga bersinergi untuk membangun Wonogiri," beber bupati.

Baca Juga: Inilah Jenderal-Jenderal dari Karanganyar Part 2: Mayjen TNI Purn Bambang Haryanto, Berjuang dari Keluarga Ekonomi Sulit hingga Puncak Karier Militer

Sementara itu, Ketua DPRD Wonogiri Sriyono mengatakan, ada banyak kesan yang dirasakan bersama para anggota DPRD Wonogiri periode 2019-2024.

Hubungan antarpersonal meski berbeda parpol sangat harmonis.

"Nggak pernah terjadi perbedaan pendapat yang membuat keretakan hubungan. Nggak pernah itu. Dalam perbedaan kita bisa bersama itu hal yang luar biasa bagi saya," jelasnya.

Sriyono menambahkan, spirit yang dibawa oleh para anggota dewan adalah kerja cerdas, kerja keras.

Itu menginspirasi anggota DPRD untuk meningkatkan kapasitasnya.

Sejumlah universitas juga digandeng untuk meningkatkan SDM.

Sebab pihaknya memahami bahwa DPRD bisa berganti orang. Dengan begitu, membantu semuanya untuk tumbuh bersama.

Meski demikian, diakui Sriyono ada kesan lainnya. Di antaranya adalah suasana berbeda dalam Pemilu 2024 dimana tata nilai demokrasi berkurang.

Selain itu, regulasi yang berubah-ubah di tingkat pusat membuat daerah agak kesulitan dalam mengikuti.

Misalnya regulasi penggunaan APBD atau penganggaran lain.

"Kalau berubah-ubah bisa mengganggu kinerja pemerintahan. Daerah mengoptimalkan kemampuannya jadi terbatas karena semua diatur di pusat," ungkapnya.

Sriyono menuturkan, para anggota DPRD Wonogiri periode 2019-2024 juga bertugas saat pagebluk Covid-19.

Semuanya bisa bertahan untuk melewati masa sulit dinilai adalah capaian yang luar biasa bagi Wonogiri.

Baca Juga: Kuatkan Pembinaan Ideologi Pancasila: BPIP Gandeng Pemkab Klaten Teken Nota Kesepakatan

“Kita DPRD paling efisien. Itu juga sebuah prestasi. Kita juga hemat anggaran. Menjaga agar tetap efisien," kata Sriyono. (al/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Purnatugas #dprd wonogiri #sriyono #ketua dewan