RADARSOLO COM - Kecelakaan yang akibatkan F, 16, siswi SMAN 1 Pracimantoro yang juga anggota Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) Wonogiri meninggal pada Sabtu (17/8), adalah tabrak lari.
Kecelakaan tabrak lari itu terjadi di Jalan Eromoko-Pracimantoro. Tepatnya di depan SDN 1 Sindukarto, Eromoko.
"Kejadiannya sekira pukul 12.10," ujar Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Subroto.
Dia menerangkan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Vario bernopol H 6590 AH yang dikendarai korban dengan kendaraan tak dikenal.
Berdasarkan informasi, sepeda motor itu dikendarai oleh A, 17, siswi asal Kecamatan Pracimantoro.
Adapun korban F adalah pemboncengnya.
"Satu korban (F) meninggal dunia, luka di kepala. Satu korban lagi (A) luka di kepala dan dirawat di rumah sakit," terang Subroto.
Adapun peristiwa itu bermula saat sepeda motor yang dikendarai A dengan pembonceng F, melaju dari arah selatan (Pracimantoro) ke arah utara (Eromoko).
Dari arah berlawanan, melaju kendaraan tak dikenal yang berjalan terlalu ke kanan atau melebihi garis markah.
Karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan tak dapat terhindarkan.
Sepeda motor yang dikendarai siswi SMAN itu diduga membentur selebor belakang motor tak dikenal tersebut.
TKP kecelakaan sendiri berada di jalan tanjakan-turunan.
"Motor tak dikenal itu tidak berhenti maupun memberi pertolongan. Lanjut perjalanan, melaju ke arah selatan (Pracimantoro)," papar Kasatlantas.
Diberitakan sebelumnya, korban F adalah anggota Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) Wonogiri.
Korban mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan hendak menjalankan tugas pada upacara Parade Senja di Stadion Pringgodani Wonogiri, Sabtu (17/8) sore.
Kabar meninggalnya anggota Forpis Wonogiri yang akan menjalankan tugas itu dibenarkan oleh Kepala Markas PMI Wonogiri Warjo.
"Innalilahi wa innailaihi rojiun, betul," ujar dia saat dikonfirmasi lewat aplikasi perpesanan WhatsApp.
Pihaknya berduka atas meninggalnya anggota Forpis Wonogiri itu. (al/ria)
Editor : Syahaamah Fikria