Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Hasil Lab Keluar, Penyebab Pasti Keracunan Puluhan Siswa SDN 2 Jatiroto Wonogiri Masih Gelap, Ini Gara-garanya

Iwan Adi Luhung • Rabu, 21 Agustus 2024 | 23:41 WIB
Tim dari Dinkes Wonogiri saat terjun ke ke SDN 2 Jatiroto, Kamis (8/8/2024).
Tim dari Dinkes Wonogiri saat terjun ke ke SDN 2 Jatiroto, Kamis (8/8/2024).

RADARSOLO.COM-Hasil uji laboratorium sampel kasus puluhan siswa SDN 2 Jatiroto telah keluar.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri Satyawati Prawirohardjo mengatakan, berdasarkan hasil uji lab, tak ditemukan faktor penyebab pasti para siswa mengalami gejala keracunan.

Sebab, laporan kepada dinkes terlambat. Selain itu, dinkes tak mendapatkan sampel sisa jajanan yang dikonsumsi siswa.

"Jajanannya, (dinkes) tidak dapat sampel itu. Kemarin sampel muntahan (yang didapat). Itupun bukan muntahan di hari H. Itu sampel muntahan hari kedua, tinggal cairan lambung saja," ujar Satyawati, Rabu (21/8/2024).

Wati, sapaan akrab Satyawati Prawirohardjo menuturkan, sampel muntahan itu tetap diperiksa untuk mencari hal-hal lain.

Namun, tak ditemukan penyebab puluhan siswa mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah hingga pusing.

Pihaknya tak bisa menyimpulkan apa penyebab para siswa mengalami gejala itu.

Namun yang jelas, diduga kuat para siswa itu mengalami keracunan akibat jajanan.

"Tapi jajanan yang mana tidak diketahui. Kan ada banyak jajanan yang dimakan anak-anak. Yang mana, kita nggak dapat sampel satu pun," beber Wati.

Sejumlah rekomendasi juga telah disiapkan untuk pihak sekolah, Korwil dan pihak lainnya.

Diantaranya, saat terjadi kejadian serupa, laporan cepat kurang dari 24 jam sangat penting agar bisa ditindaklanjuti.

Soal kantin dan makanan sehat, pihak-pihak terkait dinilai sudah memahaminya. Itu harus benar-benar dilakukan.

Baca Juga: Video Syur 1,20 Menit yang Diduga Diperankan Azizah Salsha saat Tunjukkan Bagian Tubuh Beredar di X, Istri Pemain Sepak Bola Ini Jadi Incaran Netizen!

"Untuk teman-teman puskesmas, kegiatan rutin inspeksi kesehatan lingkungan terkait tempat pengolahan pangan kan juga sudah tupoksi dan rutin. Tapi perlu ditingkatkan lagi untuk mengantisipasi hal serupa," beber Wati.

Pihaknya menekankan, pelaporan yang cepat dan segera menjadi kunci penting dalam kejadian semacam ini.

Meski hal itu tak diharapkan terjadi lagi. Termasuk bisa diamankan sampel, baik muntahan di hari H maupun jajanan.

Sebelumnya diberitakan, 25 siswa SDN 2 Jatiroto mengalami gejala keracunan. Tiga di antaranya sempat menjalani perawatan di dua klinik di kecamatan setempat. (al/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#lab #Dinkes #sdn 2 jatiroto #wonogiri #uji sampel