RADARSOLO.COM-Tahapan pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diPemkab Wonogiri telah ditutup Minggu (20/10/2024).
Diketahui sebelumnya, ada sejumlah nama tenaga honorer di Wonogiri yang namanya dicatut oleh beberapa parpol. Itu menjadi kendala tersendiri bagi mereka.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Wonogiri Antonius Purnama Adi mengatakan, saat ini proses yang berjalan adalah seleksi administrasi calon PPPK.
"Nanti ketahuan (yang kemarin tercatut) sudah selesai atau belum. Semuanya menyatakan tidak menjadi anggota parpol dengan surat pernyataan," ujarnya, Selasa (22/10/2024).
Pria yang akrab disapa Anton itu menuturkan, surat pernyataan bahwa tidak menjadi anggota atau pengurus parpol yang digunakan untuk pendaftaran PPPK bermaterai
Menurut dia, yang terpenting adalah para pendaftar PPPK sudah menyatakan sesuai dengan keadaan yang ada.
Ketika masih ada nama yang dicatut yang ditemukan ketika seleksi administrasi, akan ada tindak lanjut.
"Iya (dicek satu per satu). Ini seleksi administrasi juga," jelas dia.
Anton menyebut, jika masih ada temuan nama pendaftar PPPK yang dicatut parpol, maka nama yang bersangkutan tidak langsung dinyatakan gugur.
Pasalnya para tenaga honorer juga melampirkan surat tanggapan apabila merasa namanya dicatut sebagai anggota parpol.
"Proses untuk keluar (apabila dicatut) kadang prosesnya lama. Tapi yang bersangkutan kan sudah tanda tangan di atas materai menyatakan bukan sebagai anggota partai," beber Anton.
Sebagai informasi, terdapat 540 formasi PPPK yang dibuka. Rinciannya 500 formasi tenaga teknis dan 40 formasi tenaga kesehatan (nakes).
Sementara itu, akhir masa pendaftaran para 20 Oktober 2024, yang melakukan submit untuk tenaga teknis 2.350 orang dan untuk tenaga kesehatan 23 orang sehingga total 2.373 orang.
"Sampai saat ini jadwal masih on the track," tandas Anton. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono