Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kabar Gembira!!! BPBD Wonogiri Temukan Sumber Air di Bayemharjo Giritontro, Kedalaman Sekitar 80 Meter

Iwan Adi Luhung • Jumat, 25 Oktober 2024 | 00:33 WIB
Personel BPBD Wonogiri saat survei geolistrik bersama tim Badan Geologi di wilayah Desa Bayemharjo, Giritontro baru-baru ini.
Personel BPBD Wonogiri saat survei geolistrik bersama tim Badan Geologi di wilayah Desa Bayemharjo, Giritontro baru-baru ini.

RADARSOLO.COM-BPBD Wonogiri melakukan pencarian sumber air di Desa Bayemharjo Kecamatan Giritontro.

Hasilnya, ditemukan potensi sumber air di bawah tanah dengan kedalaman sekira 80 meter.

Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi BPBD Wonogiri Mudrik Alfan Harahap mengatakan, di wilayah Desa Bayemharjo belum ada sumber air.

Saat musim kemarau, warga setempat mengandalkan tampungan air hujan yang dimiliki.

"Karena itu dibutuhkan penanganan kekeringan secara permanen di wilayah setempat," ujar Alfan, Kamis (24/10/2024).

Berdasarkan sejumlah jurnal dan kabar yang didapatkan BPBD, disebutkan ada potensi sumber air di bawah tanah di wilayah tersebut.

Pernah juga dilakukan penelusuran luweng di sana dan diketahui ada aliran sungai bawah tanah dengan debit lumayan besar.

Atas hal itu, BPBD menggandeng sejumlah pihak untuk melakukan pengecekan.

Terakhir, Badan Geologi juga turun ke lapangan untuk mencari titik sumber air di wilayah Desa Bayemharjo.

Alfan menuturkan, pengangkatan sumber air itu cukup sulit dilakukan jika harus melalui mulut luweng.

Pasalnya, panjang lorong hampir 1.800 meter. Karena itu dilakukan pencarian titik dari permukaan dengan sejumlah alat.

"Berdasarkan pengecekan, ditemukan titiknya. Kedalamannya sekira 80 meter," kata dia.

Baca Juga: Statistik Gol dan Assist Moussa Sidibe Bersama Persis Solo di Liga 1 Kian Memukau

Titik itu berada di Dusun Ngaluran, Desa Bayemharjo. Ada potensi pengangkatan sumber air itu.

Termasuk menunggu hasil kajian dari Badan Geologi. Dari situ, diupayakan pengangkatan sumber air. Bisa dari anggaran pemkab ataupun dari CSR.

"Kalau untuk debit, belum. Yang jelas ada kumpulan air. Perkiraan itu adalah aliran sungai (bawah tanah). Ada potensi untuk diangkat," pungkas Alfan. (al/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#giritontro #sumber air #bpbd wonogiri #bayemharjo