Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Geger Atlet Wonogiri Tak Bisa Ikut Popda SD/SMP Jateng, Tetap Berangkat tapi Hanya Jadi Penggembira

Iwan Adi Luhung • Rabu, 6 November 2024 | 00:22 WIB
Kontingen atlet asal Wonogiri sebelum berangkat ke Semarang untuk mengikuti Popda SD/SMP Tingkat Provinsi Jateng 4-7 November 2024.
Kontingen atlet asal Wonogiri sebelum berangkat ke Semarang untuk mengikuti Popda SD/SMP Tingkat Provinsi Jateng 4-7 November 2024.

RADARSOLO.COM-Santer kabar kontingen atlet Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) SD/SMP Tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng) asal Wonogiri tak bisa ikut bertanding.

Kejadian tersebut mencuat di unggahan media sosial. Terdapat gambar spanduk bertuliskan:

DISPORAPAR KAB. WONOGIRI
Ora ndaftarke neng SIMPORA JATENG
KAMI TIDAK BISA BERTANDING

Selain itu juga terdapat tulisan:
Sungguh terlalu .......pagi sudah upacara pelepasan atlet semua cabor, sudah berangkat sampai GOR jatidiri semarang ......ternyata di prank sama dispora wonogiri, data atlet semua cabor dr kab. Wonogiri tidak ada .....ironis sekali opo ora kasian atlet e pak/bu dispora mereka latihan gak kenal waktu .....107 atlet pulang dengan membawa kesedihan ????????????????

Baca Juga: ASFC di Solo: Gagal Jegal China, Timnas Pelajar Indonesia Disorot

Informasi yang dihimpun radarsolo.com, polemik itu bermula saat operator di Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri tak menginput data peserta Popda dari Wonogiri di aplikasi yang disediakan.

Imbasnya, para atlet tak terdaftar untuk mengikuti pesta olahraga di tingkat provinsi itu.

Meski demikian, sebagian atlet dan official tetap berangkat mengikuti Popda.

Mereka tetap bisa bertanding namun harus rela tak bisa mendapatkan gelar juara karena tak terdaftar sebagai peserta resmi.

Sumber tepercaya radarsolo.com menegaskan, kondisi tersebut diduga disebabkan karena keteledoran dari admin atau operator di Disporapar Wonogiri.

Pasalnya, ada beberapa tahapan mengunggah data, dan salah satunya terlewatkan oleh operator dinas sehingga para atlet tak terdaftar dalam ajang Popda.

"Ternyata tidak didaftarkan. Akhirnya semua cabor kan mbengok karena tidak terdaftar. Dan saat pengumuman disampaikan Wonogiri tidak ikut POPDA," ungkap sumber radarsolo.com yang juga official salah satu cabor, Selasa (5/11/2024).

Menurut dia, Disporapar Wonogiri sempat berkoordinasi dengan Disporapar Jateng atas hal itu.

Baca Juga: Dilaporkan Dugaan Pelanggaran Netralitas, Ini Klarifikasi Perangkat Desa di Cawas Klaten

Hasilnya, kontingen dari Wonogiri tetap bisa ikut di beberapa cabor namun statusnya hanya sebagai penggembira.

"Tidak bisa dapat juara atau peringkat. Bisa ikut ini pelipur lara saja. Tapi kan atlet tidak bisa dapat juara. Yang berangkat jadinya puluhan orang," beber dia.

Padahal, kata sumber itu, cabor-cabor yang akan berlaga sudah siap dengan anggaran sendiri.

Atlet juga siap dengan membiayai sendiri. Namun yang disayangkan, keteledoran dari operator mengecewakan mereka.

Ditambahkan sumber radarsolo.com, dari 107 atlet dan official yang awalnya siap berlomba, hanya sebagian diantaranya yang berangkat ke Semarang.

Mereka berangkat ke Semarang untuk mengikuti POPDA yang digelar 4-7 November 2024 itu.

Berkaca dari kejadian tersebut, sumber radarsolo meminta jangan terulang di kemudian hari.

Selain itu, dinas terkait dan Pemkab Wonogiri harus memberikan perhatian lebih terhadap dunia olahraga, khususnya dalam seleksi atlet yang akan ikut dalam perlombaan.

"Pembinaan atlet kita harapkan bisa mendapatkan perhatian lebih," kata dia.

Sementara itu, Kepala Disporapar Wonogiri Haryanto belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut. (al/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#disporapar wonogiri #Atlet Wonogiri #sd #tak terdaftar #popda jateng #smp