RADARSOLO.COM-Beredar unggahan di media sosial TikTok dengan akun @/mulmulyoxxxx yang menuding sejumlah kepala desa (kades) mencari muka dihadapan cabup Wonogiri Setyo Sukarno.
Sebelumnya, para kades itu disebut-sebut mendukung paslon rival Setyo Sukarno di Pilkada Wonogiri.
Total ada dua kades yang disebut secara langsung dalam postingan tersebut, yakni Kades Sembukan, Kecamatan Sidoharjo Suradi.
Dalam unggahan itu dinarasikan bahwa Suradi terindikasi dalang money politic.
Suradi juga dituding menyebabkan perolehan suara Cabup-Cawabup Setyo Sukarno-Imron Rizkyarno di Kecamatan Sidoharjo melempem.
Namun karena paslon yang didukung kalah dalam sejumlah hitung cepat, Suradi iktu berkunjung ramah tamah ke rumah Setyo Sukarno, Kamis (28/11/2024).
Sementara itu, kades lain yang disebut dalam unggahan itu adalah Teguh Subroto, kades Jatisari Kecamatan Jatisrono.
Sama seperti Suradi, Teguh dituding menyebabkan perolehan suara Cabup Setyo-Imron di Kecamatan Jatisrono gembos.
Dalam unggahan tersebut, , nampak Teguh berfoto bersama Setyo di kediaman pribadi Setyo.
Saat dihubungi radarsolo.com, Teguh mengaku belum mengetahui unggahan tersebut.
Meski demikian, dia memberi tanggapan atas unggahan yang viral di Wonogiri.
"Saya kan kades, siapapun yang jadi bupati adalah atasan saya. Komandan saya, bos saya. Maksud saya, harus mengucapkan selamat kepada yang jadi (terpilih)," ujar Teguh, Jumat (29/11/2024).
Teguh menuturkan, dia tak sendiri saat berkunjung dan mengucapkan selamat kepada Setyo di Baturetno, Kamis (28/11/2024). Melainkan rombongan bersama camat dan kades lain di Jatisrono.
"Yang ke sana tidak hanya saya. Tapi ada kades se-Jatisrono dan Jatiroto juga kemarin. Sampai di sana ketemu semua," beber dia.
Soal narasi saat kampanye memusuhi Setyo Sukarno, Teguh mempertanyakan memusuhi yang bagaimana.
Sebab, dalam sejumlah kesempatan, Setyo diundang ke Jatisari bersama Teguh.
"Jadi saya tidak paham memusuhi yang bagaimana," beber Teguh.
Selain itu, Teguh juga diketahui sempat diklarifikasi oleh tim paslon Setyo-Imron karena diduga aktif mempromosikan paslon lain.
Itu juga diakui oleh Teguh dan diklaim sudah klir.
"Sudah klir. Contohnya saat Agustusan itu. Karena panitia banyak, ada bazar juga, massa cukup banyak. Sampai September-Oktober masih ramai di tempat saya (Jatisari)," kata dia.
Tanpa sepengetahuannya, imbuh Teguh, calon lain datang. Termasuk Setyo.
Sementara itu, radarsolo.com berupaya mengklarifikasi Kades Sembukan Suradi via telepon.
Namun hingga Jumat (29/11/2024), telepon genggamnya tak bisa dihubungi. (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono