RADARSOLO.COM - Geger bus Trans Jateng Koridor VII Solo-Wonogiri alami insiden pelemparan batu pada Jumat (27/12) sore.
Bus Trans Jateng rute Solo-Wonogiri nomor 5 bernopol AD 7576 OG itu dilempar batu oleh orang tak dikenal (OTK).
Kaca depan bus rusak dan sopir mengalami pendarahan di hidung akibat terkena lemparan batu.
Berdasarkan informasi, peristiwa terjadi di perbatasan Sukoharjo-Wonogiri, tepatnya di wilayah Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri, Wonogiri.
Saat itu, bus melaju dari arah utara atau Solo. Tiba-tiba kaca bus dilempar batu oleh orang tak dikenal, yang mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan.
"Kejadiannya sekira pukul 16.10. Saya dapat telepon, dikabari kejadian ini," kata salah satu pengurus konsorsium Trans Jateng Koridor VII, Suprapto.
Dia menerangkan, kaca depan bus rusak akibat lemparan batu.
Selain itu, sopir Trans Jateng bernama Yustinus Aditya mengalami luka, hidungnya berdarah akibat terkena lemparan batu.
Beruntung, sopir masih bisa mengendalikan laju kendaraannya dan berhenti tak jauh dari lokasi pelemparan batu.
"Kena pas hidungnya. Tadi kita bawa ke rumah sakit terdekat. Hidungnya sampai berdarah. Tapi sudah boleh pulang," kata dia.
Menurut Suprapto, batu yang dilempar orang tak dikenal itu hampir seukuran kepalan orang dewasa.
Batu itu juga telah dibawa oleh polisi sebagai barang bukti usai peristiwa itu dilaporkan kepada pihak berwajib.
Sementara itu, berdasarkan pantauan radarsolo.com pada bus Trans Jateng yang dilempar batu, terlihat kaca depan yang berlubang.
Pecahan kaca juga tampak berserakan hingga bagian belakang atau kursi penumpang.
Bercak darah juga masih tersisa di balik kemudi bus.
"Tadi ada penumpangnya. Jumlahnya berapa kurang tahu. Tapi yang jelas sudah kita koordinasikan, (penumpang) dibawa bus nomor 6 yang di belakangnya," papar Suprapto.
Suprapto mengecam peristiwa tersebut. Pihaknya berharap polisi bisa segera menangkap pelaku pelemparan batu.
"Kita pengin supaya pelakunya tertangkap," tegas dia. (al/ria)
Editor : Syahaamah Fikria