Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Masih Misteri, Pelaku Pelemparan Batu Bus Trans Jateng Solo-Wonogiri Naik Motor Matic

Iwan Adi Luhung • Sabtu, 28 Desember 2024 | 02:49 WIB

Bus Trans Jateng Koridor VII Solo-Wonogiri dan kondisi kaca depan yang berlubang setelah dilempar batu orang tak dikenal.
Bus Trans Jateng Koridor VII Solo-Wonogiri dan kondisi kaca depan yang berlubang setelah dilempar batu orang tak dikenal.

RADARSOLO.COM - Organisasi Angkutan Darat (Organda) Wonogiri ikut buka suara terkait aksi pelemparan batu bus Trans Jateng Koridor VII Solo-Wonogiri. Hingga kini, pelaku pelemparan batu tersebut masih misteri.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Wonogiri Edi Purwanto mengecam aksi pelemparan batu bus Trans Jateng rute Solo-Wonogiri oleh orang tak dikenal itu.

Hal itu mengingat Trans Jateng merupakan moda transportasi umum yang jadi favorit masyarakat.

"Kami sudah mendengar aksi pelemparan batu oleh orang tak dikenal itu. Dan kami mengecam tindakan itu," ujar Edi, Jumat (27/12).

Tindakan tak bertanggung jawab itu bisa menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat.

Apalagi, kata Edi, saat ini adalah masa-masa ramai liburan. Di mana makin banyak masyarakat yang memanfaatkan bus Trans Jateng untuk bepergian atau liburan.

"Kita sayangkan ini terjadi. Ini kan pas ramai, liburan. Malah ada peristiwa seperti ini," kata dia.

Sementara itu, pengurus konsorsium Trans Jateng Koridor VII, Suprapto menuturkan, pihaknya telah melaporkan insiden pelemparan batu itu ke pihak kepolisian.

Hingga kini pihaknya belum mengetahui pelaku pelemparan batu bus Trans Jateng bernopol AD 7576 OG tersebut.

"Kalau informasi sementara motornya (pelaku pelemparan batu) matic. Tapi ini kita mau buka CCTV yang mengarah depan bus," beber Suprapto.

Sementara itu, diketahui akibat pelemparan batu oleh orang tak dikenal, sopir bus Trans Jateng bernama Yustinus Aditya mengalami luka pada bagian hidung.

Hidungnya berdarah dan sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan.

Ceceran darah pun terlihat di dalam bus, yang saat ini telah dibawa ke Terminal Tipe C Wonogiri tersebut.

"Tadi ada penumpangnya. Jumlahnya berapa kurang tahu. Tapi yang jelas sudah kita koordinasikan, (penumpang) dibawa bus nomor 6 yang di belakangnya," ujar Suprapto yang juga Ketua Paguyuban Sopir Angkutan Kota (Angkot) Wonogiri itu. (al/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Organda #orang tak dikenal #matic #trans jateng #Trans Jateng Rute Solo-Wonogiri #pelemparan batu