RADARSOLO.COM-Sepanjang 2024, Satpol PP dan Damkar Wonogiri mencatat sebanyak 80 kejadian kebakaran, dengan mayoritas penyebabnya adalah korsleting listrik.
“Dari 80 kejadian kebakaran, sekitar 30-an di antaranya terjadi akibat korsleting listrik,” ungkap Koordinator Damkar Satpol PP dan Damkar Wonogiri Sriyanto Kembo, Kamis (16/1/2025).
Sriyanto menjelaskan, kebakaran yang terjadi selama setahun terakhir memiliki berbagai penyebab.
Namun korsleting listrik menjadi faktor yang paling mendominasi.
Dia mengimbau masyarakat lebih waspada dengan instalasi listrik di rumah.
“Kabel-kabel yang sudah lama sebaiknya diganti. Selain itu, pastikan barang elektronik dalam kondisi mati saat rumah ditinggalkan,” ujarnya.
Terkait angka pasti kerugian akibat kebakaran, pihaknya tidak memiliki data akurat.
Menurut Sriyanto, perhitungan kerugian adalah ranah pihak lain yang lebih berwenang.
Sriyanto juga mengungkapkan, kasus kebakaran di 2024 menurun dibandingkan 2023.
Pada 2023, Damkar Wonogiri mencatat 150 kejadian kebakaran, dengan sebagian besar kasus terjadi akibat kebakaran lahan selama musim kemarau panjang.
“Alhamdulillah, tahun 2024 angkanya turun, mungkin juga karena kemarau tidak sepanjang 2023,” tambahnya. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono