RADARSOLO.COM-Puncak penghujan diprediksi terjadi di Februari 2025.
Masyarakat diminta waspada dengan kerawanan bencana hidrometeorologi, khususnya tanah longsor.
"Utamanya tanah longsor ini perlu diwaspadai. Karena banyak warga kita yang tinggal di lereng," ujar Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Fuad Wahyu Pratama, Rabu (29/1/2025).
Fuad menuturkan, ada sejumlah tanda-tanda terjadinya tanah longsor.
Misalnya munculnya sumber air baru di sekitar lokasi, kusen pintu yang tiba-tiba sulit dibuka, hingga sumur yang tiba-tiba keruh dan lainnya.
"Misal ada tanda-tanda seperti itu perlu diwaspadai," beber dia.
Warga yang berada di wilayah rawan longsor juga diminta untuk berpindah lokasi jika terjadi hujan deras.
"Kami juga berkoordinasi dengan teman-teman relawan di lapangan terkait upaya pencegahan dan penanganan jika terjadi longsor," papar Fuad.
Lebih jauh, Fuad juga mengajak masyarakat untuk bisa merawat alam.
Penghijauan bisa dilakukan untuk merawat alam dan memitigasi bencana alam. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono