RADARSOLO.COM - Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wososukas ditargetkan bakal beroperasi pada Maret 2025.
Ke depan, bakal ada 60 ribu rumah yang dialiri air baku yang bersumber dari SPAM Wososukas.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan persiapan SPAM Wososukas bakal rampung pada awal Maret mendatang.
Saat ini juga sudah dilakukan sejumlah langkah seperti penggelontoran air untuk membersihkan pipa.
"Informasi dari Kepala Balai Cipta Karya yang menghandle ini, awal Maret sudah selesai semua. Kalau mau diresmikan paling lambat akhir Maret bisa," ujar Dody saat meninjau proyek SPAM Wososukas Wonogiri, Sabtu (8/2/2025).
Diketahui, SPAM Wososukas diproyeksikan bisa mengaliri kebutuhan air di wilayah Wonogiri, Sukoharjo, Solo dan Karanganyar. Adapun alokasi debit air SPAM Wososukas 750 liter per detik.
"Paling banyak sasarannya nanti di Sukoharjo," kata Dody.
Berdasarkan data yang dihimpun, total sambungan rumah (SR) yang bisa memanfaatkan SPAM Wososukas sebanyak 60 ribu SR.
Rinciannya Wonogiri 12 ribu SR, Sukoharjo 24 ribu SR, Solo 20 ribu SR dan Karanganyar 4 ribu SR. Itu bakal dilakukan secara bertahap.
Harga per meter kubik air dari SPAM Wososukas ke PDAM masing-masing daerah dibanderol Rp 2.500. Sementara harga dari PDAM ke masyarakat disesuaikan oleh masing-masing PDAM.
Diharapkan, hal itu juga menarik pihak swasta untuk mengelolanya. Apalagi jika harga jual ke masyarakat bisa meningkat.
"Ini untuk kebutuhan air baku di wilayah-wilayah tersebut. Ada empat wilayah itu," kata dia. (al)
Editor : Damianus Bram