RADARSOLO.COM-Pemkab Wonogiri masih menunggu penyelesaian administrasi sebelum mulai memanfaatkan hasil revitalisasi Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW WGM) secara maksimal.
Bupati Wonogiri Joko Sutopo menjelaskan, proses administrasi menjadi prioritas sebelum pengelolaan wisata tersebut bisa berjalan sepenuhnya.
"Semua harus berbasis administrasi, ini kan entitas pemerintahan," ujar Joko Sutopo, Senin (10/2/2025).
Ditekankan bupati, Pemkab Wonogiri tidak dapat mengelola seluruh hasil revitalisasi hanya berdasarkan petunjuk lisan.
Salah satu yang belum bisa dimanfaatkan adalah jembatan kaca di OW WGM, yang hingga kini masih belum dibuka untuk umum.
Menurut Joko, pengalokasian anggaran untuk pengelolaan aset revitalisasi tidak bisa dilakukan tanpa pencatatan resmi dalam aset Pemkab Wonogiri.
"Kita tidak bisa mengalokasikan apapun pada aset yang belum tercatat. Sama saja seperti membangun di pekarangan milik orang lain," tegasnya.
Politisi yang akrab disapa Jekek itu mengakui, semakin lama dibiarkan tanpa pemanfaatan, hasil revitalisasi OW WGM bisa mengalami kerusakan.
Namun, Pemkab Wonogiri tetap memilih untuk menunggu penyelesaian administrasi agar pengelolaan berjalan dengan jelas dan sesuai aturan.
"Kita sudah bersurat dan sekarang menunggu respons terkait administrasi ini," lanjutnya.
Selain menunggu kepastian pengelolaan tahap pertama, Pemkab Wonogiri juga menantikan kepastian dari pemerintah pusat terkait rencana revitalisasi tahap II dan III.
Salah satu yang direncanakan adalah pembangunan teras pantai di pinggiran Waduk Gajah Mungkur ke arah selatan.
Namun, adanya efisiensi anggaran di tingkat pusat membuat kelanjutan revitalisasi belum pasti.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut, masih mengevaluasi dampak ekonomi dari revitalisasi tahap I sebelum mengambil keputusan mengenai tahap selanjutnya.
"Jika ada tren positif dan manfaat ekonomi bagi masyarakat, maka langkah lanjutan akan dipertimbangkan," ujar Dody. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono