Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Luar Biasa! Bayi Lahir di Mobil Sosial saat Perjalanan ke Rumah Sakit, Sang Ibu Bersalin Tanpa Tenaga Medis

Iwan Adi Luhung • Jumat, 21 Maret 2025 | 22:12 WIB
Darwanto, sopir ambulans sosial yang mengantar SR yang kemudian melahirkan di dalam mobil tersebut.
Darwanto, sopir ambulans sosial yang mengantar SR yang kemudian melahirkan di dalam mobil tersebut.

RADARSOLO.COM – Peristiwa luar biasa terjadi di Kabupaten Wonogiri, Jumat (21/3/2025) pagi. Seorang wanita asal Kecamatan Eromoko berinisial SR (26) melahirkan bayinya di dalam mobil ambulans sosial milik PAC PDI Perjuangan Eromoko, saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Meskipun tidak didampingi tenaga medis, proses persalinan berlangsung lancar. Bayi yang lahir prematur tersebut langsung dibawa ke RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri untuk penanganan lebih lanjut.

Darwanto, sopir ambulans sosial milik PAC PDIP Eromoko yang mengantar SR, mengungkapkan bahwa ia menerima telepon dari suami SR pada Jumat dini hari karena sang istri mengeluh mulas.

“Suaminya bilang istrinya pengin ke rumah sakit. Saya langsung jemput,” jelasnya.

Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di wilayah Dawe, Desa Gumiwang Lor, Kecamatan Wuryantoro, SR menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan.

Di dalam mobil hanya ada Darwanto, SR, dan suaminya. Tanpa tenaga kesehatan, Darwanto meminta suami SR untuk bersiap jika bayi lahir sewaktu-waktu.

"Saya minta suaminya siap pegang bayinya. Kalau sampai lahir dan mobil belok-belok, bisa berbahaya kalau bayinya terguling," jelas Darwanto.

Benar saja, sesaat kemudian SR melahirkan di dalam mobil sekitar pukul 07.00 WIB. Bayi laki-laki itu lahir dengan selamat, meski dalam kondisi prematur.

Begitu tiba di RSUD, mobil langsung diarahkan ke depan IGD dan petugas ponek bergerak cepat melakukan penanganan.

“Saat sampai, bayinya sudah di luar dan ari-ari masih utuh,” lanjut Darwanto.

SR mengaku mulai merasakan mulas sejak pukul 04.00 pagi. Ia sempat minum obat dan rasa mulasnya hilang sesaat, namun kembali kuat saat dalam perjalanan.

“Waktu di jalan, kontraksinya makin kuat,” ungkap SR.

SR menyebut usia kandungannya saat itu baru menginjak 27 minggu, dan bayinya lahir dengan berat sekitar 1.015 gram.

Alhamdulillah bersyukur juga, meskipun belum waktunya,” ujarnya.

Direktur RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, Adhi Dharma, membenarkan bahwa petugas IGD langsung menangani ibu dan bayi begitu tiba di rumah sakit. Hingga saat ini, keduanya masih dalam perawatan intensif. (al)

Editor : Damianus Bram
#PAC PDIP Eromoko #ambulans #bayi lahir #melahirkan di mobil