Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Empat Pokoh Makan Korban, Dishub Wonogiri Beri Penjelasan

Iwan Adi Luhung • Kamis, 27 Maret 2025 | 19:33 WIB
Andika, warga Slogohimo, Wonogiri tergeletak setelah menabrak water barrier di Simpang Empat Pokoh, Kecamatan Wonogiri Kota, Kamis (27/3/2025) dini hari.
Andika, warga Slogohimo, Wonogiri tergeletak setelah menabrak water barrier di Simpang Empat Pokoh, Kecamatan Wonogiri Kota, Kamis (27/3/2025) dini hari.

RADARSOLO.COM-Rekayasa lalu lintas berupa pemisahan lajur kendaraan di Simpang Empat Pokoh, Kecamatan Wonogiri Kota memakan korban.

Seorang pemotor menabrak water barrier yang dipasang dalam rangka rekayasa lalu lintas pada Kamis (27/3/2025) dini hari.

Tak lama setelahnya, sebuah bus juga mengalami kerusakan bemper dan lampu gara-gara menabrak pembatas yang dipasang Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri tersebut.

Diketahui, pemotor yang menabrak water barrier itu adalah Andika, 22, yang merupakan warga Kecamatan Slogohimo.

Korban yang terluka dilarikan ke RS Hermina Wonogiri untuk mendapatkan perawatan.

Sementara bus yang menabrak pembatas diketahui adalah Bus Gunung Mulia.

Bus sempat berhenti untuk mengecek kerusakan tak jauh dari lokasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dishub Wonogiri Waluyo mengatakan, rekayasa lalu lintas termasuk di Simpang Empat Pokoh sudah dikoordinasikan dengan kepolisian, dalam hal ini Satlantas Polres Wonogiri.

Waluyo menyebut rekayasa itu sudah melalui kajian dan sebagainya. "Rekayasa itu untuk memperlancar arus lalu lintas. Kalau memang terjadi insiden, memang perlu ada kehati-hatian dari semua pihak," bebernya.

Ditambahkan kadishub, dari rekaman CCTV, pemotor yang menabrak water barrier di Simpang Empat Pokoh tampak hendak menyalip truk.

Lampu traffic light di persimpangan itu disetel warna kuning. Dimana artinya pengendara harus berhati-hati dan juga mengurangi kecepatan. 

Meski demikian, dishub akan berbenah atas adanya insiden itu dengan berkoordinasi bersama Polres Wonogiri.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok Menjelang Idul Fitri 1446 H di Sukoharjo: Stabil, Ini Analisisnya

"Kita akan lengkapi apa nanti yang kurang untuk mencegah kejadian terulang. Sudah kita koordinasikan," kata Waluyo.

Pihaknya akan menambah reflektor. Dengan begitu bisa lebih aman.

"Kita mulai (rekayasa lalu lintas) kemarin. Kita tambahi lagi yang kurang," kata dia.

Waluyo meminta agar para pengendara berhati-hati. Apalagi, saat ini adalah momen ramainya lalu lintas.

"Tanpa menyalahkan siapapun, kami minta lebih berhati-hati saat berkendara. Walau jalan kebetulan sepi, taati warning lamp juga. Pelan-pelan," pungkas Waluyo. (al/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#rekayasa lalu lintas #simpang empat pokoh #makan korban #Dishub Wonogiri