RADARSOLO.COM–Arus balik Lebaran 2025 mulai terasa di berbagai daerah. Termasuk di Kabupaten Wonogiri.
Ribuan kaum boro—sebutan bagi para perantau—terlihat mulai kembali ke kota-kota besar. Seperti Jakarta dan sekitarnya.
Suasana tersebut nampak jelas di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, Minggu (6/4/2025).
Sejak pagi, para kaum boro menyemut di pusat layanan transportasi umum tersebut.
Data produksi terminal menunjukkan lonjakan signifikan jumlah penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) pada Kamis–Sabtu (3–5/4/2025).
Adapun rinciannya sebagai berikut:
- Kamis (3/4): Sebanyak 3.833 penumpang dan 156 bus AKAP
- Jumat (4/4): Sebanyak 3.886 penumpang dan 155 bus AKAP
- Sabtu (5/4): Sebanyak 6.158 penumpang dan 227 bus AKAP
Koordinator Terminal Giri Adipura Agus Hasto Purwanto menjelaskan, prediksi puncak arus balik terjadi Minggu (6/4).
Hal ini didukung dengan adanya 43 bus balik gratis dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang membawa 2.150 penumpang.
"Kemungkinan hari ini puncaknya. Tapi arus balik dari Wonogiri bisa berlangsung lebih panjang karena beberapa faktor," jelas Agus.
Menurut Agus, faktor budaya menjadi salah satu penyebab perantau menunda kepulangan.
Setelah Lebaran, banyak warga menggelar hajatan, sehingga para boro memilih bertahan untuk menghadiri acara sosial keluarga dan tetangga.
"Selain itu, banyak boro yang wiraswasta seperti jualan bakso, sehingga tidak terikat dengan jadwal cuti bersama," tambahnya.
Pihak terminal terus memantau arus balik. Jumlah penumpang yang masih padat pada Minggu siang menunjukkan bahwa moda transportasi bus AKAP masih menjadi pilihan utama.
Di lain sisi, dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi kru bus, termasuk tes narkoba.
"Dari 100 kru bus, semuanya sehat dan negatif narkoba. Ramp check juga kita lakukan ke kendaraan balik gratis, hasilnya semua laik jalan," terang Agus.
Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno memperkirakan puncak arus balik dari Wonogiri terjadi Minggu (6/4/2025). Baik untuk kendaraan umum maupun pribadi.
Ia memastikan Pemkab bersinergi dengan TNI/Polri serta pihak terkait demi kelancaran arus balik.
Setyo menyebut, jumlah pemudik yang menggunakan bus AKAP pada Lebaran 2025 turun sekitar 5 persen dibanding tahun lalu.
Itu diduga karena pergeseran ke moda transportasi pribadi dan program mudik gratis menggunakan kereta api.
"Untuk kendaraan pribadi yang masuk ke Wonogiri meningkat. Tahun lalu 36 ribu, sekarang sekitar 42 ribu kendaraan," beber Setyo.
Ia menambahkan bahwa meskipun ada penurunan di beberapa moda transportasi, tradisi mudik dan balik tetap kuat di masyarakat. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono