Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Viral Petugas Disdukcapil Wonogiri lakukan Perekaman E-KTP ODGJ di Jalanan Kampung Wilayah Eromoko, Begini Kondisinya

Iwan Adi Luhung • Sabtu, 24 Mei 2025 | 01:29 WIB
Petugas Disdukcapil Wonogiri saat melakukan perekaman data e-KTP warga ODGJ di Kecamatan Eromoko.
Petugas Disdukcapil Wonogiri saat melakukan perekaman data e-KTP warga ODGJ di Kecamatan Eromoko.

RADARSOLO.COM-Sebuah video yang memperlihatkan aksi petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Wonogiri saat merekam data e-KTP untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) viral di media sosial.

Dalam video tersebut, tampak para petugas harus bekerja ekstra keras melakukan perekaman data dan pengambilan foto di jalan desa.

Warga yang direkam, yakni seorang ODGJ, tampak terus berjalan sambil memakan gorengan, tidak mau berhenti untuk difoto.

Petugas pun berjibaku di tengah jalan: ada yang memegang kain sebagai latar belakang foto.

Ada yang membawa kamera, dan ada yang mengoperasikan laptop.

Semua proses dilakukan di ruang terbuka, bukan di dalam ruangan resmi.

Kepala Disdukcapil Wonogiri Herdian, membenarkan bahwa kejadian dalam video tersebut memang terjadi di wilayah Wonogiri.

"Itu teman-teman sedang melakukan pelayanan administrasi kependudukan, jemput bola terintegrasi. Lokasinya di Kecamatan Eromoko," ujar Herdian, Jumat (23/5/2025).

Menurut Herdian, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas rutin Disdukcapil dalam menjangkau penduduk rentan seperti ODGJ, penyandang disabilitas, dan lansia.

Dalam praktiknya, berbagai tantangan kerap dihadapi petugas di lapangan.

"Dinamika yang dialami petugas Disdukcapil di lapangan macam-macam. Ada yang tidak berhasil kami rekam karena mereka lari, ada yang membawa bendo (golok), bahkan ada yang baru mau direkam kalau diajak merokok," ceritanya.

Baca Juga: Iwan Setiawan Lukminto Ternyata Sempat Tolak Bayar Pesangon Eks Karyawan Sritex, Sebut Bukan Tanggung Jawab Mereka

Untuk memudahkan pendekatan, para petugas tidak menggunakan pakaian dinas saat melakukan perekaman terhadap penduduk rentan.

"Guyonannya itu biar para petugas dianggap sama dengan ODGJ," seloroh Herdian.

Lebih lanjut, Herdian menjelaskan, perekaman administrasi kependudukan dilakukan untuk seluruh warga, mulai dari lahir hingga meninggal dunia.

"Target kami 100 persen perekaman e-KTP, 100 persen KIA, dan 100 persen akta kelahiran. Sekarang kami sedang gencar-gencarnya," pungkasnya. (al/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#viral #e ktp #rekam #odgj #Disdukcapil Wonogiri #eromoko