RADARSOLO.COM-Belum genap setengah tahun, puluhan peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Wonogiri.
Mayoritas kasus disebabkan oleh korsleting listrik, yang menjadi perhatian utama pihak pemadam kebakaran.
Koordinator Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Wonogiri Sriyanto Kembo mengungkapkan, sejak awal Januari hingga 10 Juni 2025, tercatat 20 kejadian kebakaran di Wonogiri.
“Total ada 20 kejadian. Mayoritas kebakaran terjadi di rumah warga,” ujar Kembo, Selasa (10/6/2025).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 kejadian dipicu oleh korsleting listrik.
“Sisanya disebabkan kebocoran gas dan juga pembakaran sampah. Termasuk juga pembakaran sampah untuk penghangat kandang, itu sering jadi penyebab,” bebernya.
Data tersebut menunjukkan bahwa korsleting listrik menjadi penyebab paling dominan dan perlu diwaspadai masyarakat.
Damkar mengimbau warga untuk melakukan pemeriksaan berkala pada instalasi listrik di rumah, khususnya kabel-kabel lama yang sudah terpasang bertahun-tahun.
“Kalau kabelnya sudah lama, bisa diganti dengan kabel baru. Biasanya kalau sudah 15 tahun sebaiknya diganti. Termasuk juga yang melakukan peningkatan daya listrik, perlu diperhatikan instalasinya,” pungkas Kembo.
Dengan langkah antisipatif seperti itu, diharapkan risiko kebakaran akibat korsleting dapat diminimalkan. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono