RADARSOLO.COM – Desa Slogoretno, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah berhasil menembus 15 besar Lomba Desa Digital Tingkat Nasional 2025. Sebagai satu-satunya wakil dari Wonogiri, desa ini bakal bersaing menembus enam besar nasional.
Tim verifikasi dari Kementerian Desa dan PDTT hadir langsung meninjau lapangan, Rabu kemarin (25/6/2025). Kedatangan tim disambut hangat oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wonogiri Joko Purwadyatmoko, didampingi Camat Jatipurno Nur Dhana Setiawan dan jajaran Pemerintah Desa Slogoretno.
Dalam kunjungannya, tim tak hanya memverifikasi data administrasi, tetapi juga turun langsung menilai implementasi program digital di masyarakat.
Tak sekadar formalitas, tim menyusuri satu per satu titik transformasi digital di Slogoretno. Mulai dari perpustakaan digital sekolah dasar, UMKM yang terhubung marketplace, hingga pelayanan administrasi berbasis aplikasi.
Kepala Desa Slogoretno Suparmanto menyebut, proses ini sebagai buah dari ketekunan kolektif warga dan perangkat desa. Ini merupakan hasil proses panjang selama lima tahun, sejak desa ini mulai menapaki jejak digitalisasi lewat Program Kampung Literasi pada 2020.
“Kami memulainya dari nol. Pada 2020, kami bergerak lewat Program Kampung Literasi. Lalu 2021 lanjut ke Kampung Digital bersama Gradasi. Selanjutnya 2023 kami ditetapkan sebagai desa cerdas dan tahun ini kami panen hasilnya,” ujar Suparmanto.
Transformasi tersebut tak hanya menyentuh teknologi, tapi juga mengubah budaya warga. Anak-anak kini terbiasa menggunakan perpustakaan digital. Warga lebih melek data dan rutin mengakses layanan digital desa untuk urusan kependudukan.
Dalam kunjungan tim Kemendes PDTT, tiga pilar utama diverifikasi. Di antaranya masyarakat cerdas lewat aplikasi Perpustakaan Digital Retno Ilmu yang digunakan siswa SDN 2 Slogoretno.
Selanjutnya ekonomi digital. UMKM lokal yang mulai memanfaatkan teknologi untuk produksi dan pemasaran.
Kemudian pelayanan publik digital, yaitu aktivasi identitas kependudukan digital (IKD) dan layanan administrasi online yang sudah dimanfaatkan mayoritas warga.
Tak hanya itu, desa ini juga aktif menjalin sinergi dengan sektor pendidikan dan komunitas relawan TIK untuk terus memperbarui kemampuan digital masyarakat.
Desa Slogoretno kini menjadi wakil tunggal dari Wonogiri yang bertahan di 15 besar nasional dari 117 desa peserta. Jika lolos tahap ini, nantinya hanya 10 desa terbaik yang akan lolos ke tahap presentasi di hadapan dewan juri nasional. Di tahap akhir, akan dipilih enam desa digital terbaik Indonesia 2025. (al/bun)
Editor : Kabun Triyatno