RADARSOLO.COM- Pemkab Wonogiri memastikan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI pada Agustus mendatang berbeda.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menjelaskan, tidak ada karnaval pembangunan, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
Sebagai gantinya, wayangan akan digelar secara serentak di 25 kecamatan di Wonogiri.
Menurut Setyo, peniadaan karnaval pembangunan ini bertujuan agar perayaan Hari Kemerdekaan dapat dioptimalkan di masing-masing kecamatan.
Mengenai tanggal pelaksanaan, bupati menyatakan akan dibahas lebih lanjut, namun dipastikan lokasinya akan disentralisasi di setiap kecamatan.
"Kalau untuk dalangnya, apakah memakai dalang lokal atau luar, kita serahkan sepenuhnya ke masing-masing panitia kecamatan," beber Setyo.
Pemkab Wonogiri juga memberikan suntikan anggaran sebesar Rp25 juta kepada setiap kecamatan untuk penyelenggaraan pentas wayang kulit tersebut.
Dengan gelaran ini, peringatan HUT ke-80 RI di Wonogiri akan kental dengan nuansa budaya tradisional.
"Wonogiri itu kabupaten budaya. Ini juga wujud pemerintahan memberikan dukungan kepada kesenian tradisional," kata Bupati Setyo, menegaskan komitmen Pemkab dalam melestarikan budaya.
Di bagian lain, Pemkab Wonogiri juga berencana membentuk Dewan Kesenian Daerah.
Langkah ini diambil untuk semakin melestarikan dan mendukung keberlangsungan kesenian di Wonogiri. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono