RADARSOLO.COM- Pemkab Wonogiri bakal membangun 250 unit sumur pantek pada tahun ini.
Program tersebut menjadi salah satu andalan pasangan Bupati Setyo Sukarno dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian.
Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri FX Pranata menjelaskan, pembangunan sumur pantek akan dibiayai melalui APBD Perubahan 2025 dengan anggaran sekitar Rp 7 miliar.
“Itu nanti tersebar di wilayah-wilayah Wonogiri,” ujar Pranata, baru-baru ini.
Tak hanya dari APBD, pembangunan sumur pantek juga akan didukung dari berbagai sumber pendanaan lainnya.
Salah satunya berasal dari program corporate social responsibility (CSR) milik Bank Jateng yang telah membangun 21 sumur pantek sebelumnya.
“Ada juga dari provinsi. Kita inventarisasi juga,” tambah Pranata.
Ia menegaskan bahwa keberadaan sumur pantek sangat bermanfaat, terutama untuk para petani.
Dengan tersedianya air yang cukup, hasil pertanian akan lebih optimal.
“Otomatis ini meningkatkan kesejahteraan petani,” tandasnya.
Program ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat yang tengah menggalakkan swasembada pangan nasional. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono