RADARSOLO.COM- Pemkab Wonogiri menegaskan tidak ada rencana untuk menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dalam waktu dekat.
Pemkab akan fokus pada pemutakhiran data objek pajak untuk mengoptimalkan penerimaan daerah.
“Tidak ada rencana menaikkan PBB P2 saat ini di Wonogiri,” ujar Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, Jumat (8/8/2025).
Bupati Setyo menuturkan, pemutakhiran data ini diperlukan karena banyak bangunan di Wonogiri yang belum terdata secara akurat, sehingga hanya membayar pajak bumi meskipun sudah berdiri bangunan di atasnya.
“Baru pajak buminya, dulu belum banyak bangunan yang muncul. Kita akan melakukan evaluasi atau pendataan kembali objek-objek pajak itu," terangnya.
"Kalau sudah muncul bangunannya, ya harus pajak bumi dan bangunan,” lanjut Setyo.
Meskipun penerimaan PBB sebelumnya sudah memenuhi target, bupati mengakui bahwa data objek pajak yang ada belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Kalau target terpenuhi, tapi ya itu, belum sesuai dengan objek pajak yang ada,” katanya.
Sebelumnya, DPRD Wonogiri memberikan rekomendasi agar tim anggaran pemerintah daerah mengkaji objek pajak dan retribusi untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rekomendasi tersebut mengusulkan pengecekan ulang data tanah (pipil tanah) demi optimalisasi PAD.
Sumber pendapatan baru juga diusulkan, salah satunya dari opsen pajak.
Dalam pembahasannya dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Wonogiri, DPRD meminta agar objek pajak diluruskan.
"Meluruskan dalam hal ini bukan menaikkan pajak, namun mengecek pipil-pipil yang ada," ujar Setyo, mengutip usulan DPRD. (al/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono