Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dilema antara Pendapatan dari Tempat Parkir Truk dan Fenomena Kopi Pangku di Terminal Lama Wonogiri

Iwan Adi Luhung • Senin, 8 September 2025 | 23:53 WIB
Truk kontainer parkir di kawasan terminal lama Wonogiri. Warga sekitar keluhkan debu beterbangan dan munculnya kopi pangku.
Truk kontainer parkir di kawasan terminal lama Wonogiri. Warga sekitar keluhkan debu beterbangan dan munculnya kopi pangku.

RADARSOLO.COM- DPRD Wonogiri menerima keluhan warga yang tinggal di sekitar terminal lama Wonogiri.

Mereka mengeluhkan debu yang beterbangan ke permukiman tak jauh dari area terminal.

Debu itu berasal dari truk-truk yang sering singgah di lahan milik Pemkab Wonogiri tersebut.

Ketua DPRD Wonogiri Sriyono mengamini terminal itu kini menjadi lokasi parkir truk.

Jumlah truk yang terparkir juga banyak.

Pihaknya melihat, pemanfaatan terminal lama untuk parkir truk menjadi potensi pendapatan asli daerah (PAD).

Namun, jangan sampai ada hal-hal yang merugikan masyarakat.

Termasuk soal langkah penyiapan fasilitas dengan pengerasan jalan agar debu tak beterbangan ke permukiman.

“Ketika pemerintah memberikan jalan ya bisa dipungut (retribusi). Saya pikir itu (perlu) dibangun dulu," ujar Sriyono Senin (8/9/2025).

Ketua Komisi II DPRD Wonogiri Supriyanto menambahkan, pihaknya telah mengadakan rapat bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dsn Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Wonogiri.

"Termasuk kita sampaikan keluhan-keluhan yang diterima dari nasyarakat," kata pria yang akrab disapa Supri itu.

Berdasarkan keterangan dari dinas terkait, kata Supri, ada kerja sama antara Pemkab Wonogiri dengan PT. Arena Agro Andalan terkait pemanfaatan terminal lama.

Baca Juga: Tiga Karung Gula Berisi Uang Ikut Dibawa Usai Penangkapan Driver Pembawa Kabur Rp 10 Miliar Milik Bank Jateng

Perusahaan itu memberikan kontribusi kepada Pemkab Wonogiri senilai Rp 215 juta per 13 bulan untuk pemanfaatan area terminal sebagai tempat parkir.

"Jadi (truk) parkir di sana legal," kats dia.

Meski demikian, DPRD Wonogiri mengaku kerap mendapatkan sejumlah keluhan masyarakat.

Selain debu, keluhan yang muncul di tempat parkir truk tersebut adalah munculnya ‘one stop service’ pada hari-hari tertentu.

"Ada warung kopi pangku. Ada yang menyetel musik keras. Kita mendorong, agar sepekan dua tiga kali melakukan sidak dari Dishub untuk menertibkan warung kopi pangku hingga potensi miras," papar dia.

Supri menuturkan, masukan dri masyarakat juga menyebut pada hari-hari tertentu ada sopir yang yang membawa 'teman'.

Lebih jauh, Komisi II DPRD Wonogiri turut mendorong agar pemanfaatan barang milik daerah bisa lebih bermanfaat. (al/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#keluhan #kopi pangku #debu beterbangan #pad #dprd #parkir #terminal lama wonogiri #warga #truk