RADARSOLO.COM - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonokarto yang menyuplai menu makan bergizi gratis (MBG) di SMAN 2 Wonogiri buka suara.
Diduga, hal yang mengakibatkan ratusan siswa SMAN 2 Wonogiri mengalami gejala mengarah keracunan karena saus barbeque yang ditambah tepung maizena.
Hal itu diungkapkan Kepala SPPG Wonokarto Tomi Setyo Budi.
Berdasarkan laporan yang diterimanya dari petugas, ada penambahan tepung pada saus barbeque untuk menu yang disajikan.
"Itu membuat saus barbeque. Tim dapur merasa kok masih encer, akhirnya ditambah tepung maizena biar agak kental," ujar Tomi Jumat (13/9/2025) malam.
Diduga, tambahan tepung maizena itu belum tanak sempurna meskipun saus sudah nampak matang.
Saat menjenguk siswa yang sakit, sang siswa juga mengaku merasa saus yang dimakan terasa kurang sedap.
"Katanya sausnya terasa asam, pahit," kata dia.
Usai muncul kabar dugaan keracunan, pihak SPPG juga langsung melakukan pembahasan, termasuk bersama tim dapur. Kesimpulan yang didapatkan seperti itu.
"Kalau telur dan bahan-bahan lain klir, aman. Di saus. Kita tentu tidak ingin ada kejadian seperti ini," beber Tomi.
Sebelumnya, diduga saus yang masih panas langsung dituang ke ompreng.
Terkait hal itu, Tomi memberikan perkembangan terbaru. Berdasarkan penuturan timnya, saus dipastikan sudah dalam kondisi dingin.
Pihaknya mencatatkan, ada siswa dari dua sekolah yang mengalami gejala seperti diare.
Selain siswa SMAN 2 Wonogiri juga di MIN Wonogiri dimana ada sekira 20-an siswa yang mengalami gejala.
Sementara di 14 sekolah lain yang dilayani sejauh ini tidak dilaporkan adanya temuan, termasuk Di PAUD/TK yang juga dikirimi menu MBG.
Total, ada sekira 3.200 porsi menu MBG yang disediakan per hari.
"Iya, beda kloter bikin sausnya," kata dia
Tomi mengaku, pihaknya masih menyimpan sampel makanan.
Sampel itu juga disiapkan untuk pemeriksaan sehingga bisa diketahui secara pasti penyebab para siswa mengalami diare.
"Sudah (ada koordinasi dengan Dinas Kesehatan), kita jelaskan kronologinya. Belum (diambil sampel hingga Jumat malam)," pungkas Tomi.
Sebelumnya diberitakan, ratusan siswa di Wonogiri diduga mengalami keracunan akibat menu makan bergizi gratis (MBG).
Dikabarkan, satu orang siswa juga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.(al)
Editor : Nur Pramudito