RADARSOLO.COM - Pemkab Wonogiri bakal kumpulkan mitra-mitra penyedia menu makan bergizi gratis (MBG) usai kejadian dugaan keracunan ratusan siswa.
Dinas terkait juga diminta turun untuk memastikan apa penyebab yang membuat ratusan siswa mengalami gejala mengarah keracunan.
Hal itu dikemukakan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno. Pasca tragedi dugaan keracunan menu MBG, pihaknya akan berkoordinasi dengan para mitra penyedia MBG.
"Tentu kita tidak ingin hal seperti ini terjadi di SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang lain," ujar Setyo Sabtu (13/9/2025).
Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi. Sehingga seluruh pihak lebih berhati-hati dalam melaksanakan produksi dan distribusi menu MBG.
Apalagi, MBG adalah program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
"Kita berharap, program yang digagas Pak Presiden ini bisa memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat," kata Setyo.
Bupati juga mengharapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri turun untuk melakukan penelitian, apa yang menjadi penyebab pasti dugaan keracunan itu.
Selain itu, dari mitra juga disebut telah berkoordinasi dengan Dinkes Wonogiri.
Di tempat yang sama, Wakil Bupati (Wabup) Wonogiri Imron Rizkyarno menambahkan, Pemkab Wonogiri bakal menindaklanjuti kejadian yang membuat ratusan siswa diduga mengalami keracunan itu.
Pertemuan dengan mitra MBG juga akan melibatkan jajaran forkompimda seperti Kodim 0728/Wonogiri.
"Nanti biar dipastikan apa penyebabnya. Informasi awal kan kalau dari bahan baku aman," kata Imron.
Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah mengumpulkan para mitra MBG.
Saat itu, telah ditekankan langkah antisipasi supaya tidak ada kejadian semacam itu.
"Kasatpel, ahli gizinya kita kumpulkan di sini. Saat itu kan lagi ramai (kejadian di wilayah lain). Kita dampingi agar berjalan lancar. Itu langkah preventif yang kita lakukan," kata dia.
Dandim juga sudah melakukan sidak di SPPG yang ada di Wonogiri. Itu demi memastikan kelancaran program.
"Kejadian ini untuk pembelajaran. Sebelumnya kita wanti-wanti agar tidak ada kejadian di Wonogiri," pungkas Edi.
Sebelumnya diberitakan, ratusan siswa di Wonogiri diduga mengalami keracunan akibat menu makan bergizi gratis (MBG). Temuan terjadi di SMAN 2 Wonogiri dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Wonogiri.
Ratusan siswa dan sejumlah guru mengalami gejala mirip keracunan, termasuk diare, setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (11/9/2025). (al/ria)
Editor : Syahaamah Fikria