Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pasca Keracunan Massal, MBG Kembali Didistribusikan ke SMAN 2 Wonogiri: Begini Reaksi Pelajar

Iwan Adi Luhung • Selasa, 23 September 2025 | 01:37 WIB
Murid SMAN 2 Wonogiri kembali mendapatkan MBG, Senin (22/9/2025).
Murid SMAN 2 Wonogiri kembali mendapatkan MBG, Senin (22/9/2025).

RADARSOLO.COM-Setelah sepekan distop pasca keracunan massal, program makan bergizi gratis (MBG) di SMAN 2 Wonogiri dan sekolah lain yang diproduksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonokarto kembali didistribusikan, Senin (22/9/2025).

Pantauan radarsolo.com, Senin siang, menu yang disajikan adalah nasi putih dengan lauk ayam goreng lengkap dengan sambal dan lalapan.

Kemudian ada sepotong tempe goreng serta buah semangka. Perwakilan siswa mengambil ompreng berisi menu itu di ruang transit dan dibagikan ke teman-teman sekelasnya.

Di kelas XII 5, puluhan siswa menikmati menu tersebut.

Sebagian di antaranya tak memakan menu MBG karena mengaku masih kenyang setelah makan di istirahat pertama.

Ada juga yang tidak memakan menu MBG karena sedang berpuasa.

Syahdan, salah satu siswa kelas XII 5 itu mengaku tak memakan menu itu karena sedang menjalankan puasa sunnah.

Remaja laki-laki itu juga sempat mengalami gejala keracunan saat menyantap menu MBG yang dibagikan, Kamis (11/9/2025) lalu.

"Saya setelah memakan itu sakit perut, hari Jumat (12/9/2025) pagi. Jam 05.00 mules," beber dia.

Meski sakit perut, Syahdan tetap masuk sekolah pada saat itu. Pada siang harinya saat masih di sekolah, dia lebih sering ke toilet karena diare.

"Waktu itu menunya yang enggak enak, telur. Aneh rasanya," katanya diamini oleh sejumlah kawannya.

Baca Juga: Sudah Dua Periode Mobil Dinas Bupati Sukoharjo Tanpa Patwal, Ini Jawaban Etik Suryani

Diketahui, menu MBG yang menyebabkan ratusan siswa SMAN 2 Wonogiri keracunan terdiri dari nasi putih, telur saus barbeque, sayur pakcoy jamur, tempe orek dan kelengkeng.

Para siswa merasa telur dan sausnya terasa aneh. Bahkan saus disebut terlalu kental dan berlendir. "Tapi tetap dimakan," ujar Syahdan.

Plt Kepala SMAN 2 Wonogiri Harap MBG Dilaksanakan dengan Hati-hati dan Cermat

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 2 Wonogiri Widodo berharap, kejadian sebelumnya bisa menjadi pelajaran dan tak terulang.

Di mana ke depan pelaksanaan MBG bisa berjalan lebih aman dan nyaman.

Menurut dia, program MBG bagus. Sebab turut membantu mempersiapkan generasi terbaik yang sehat dan cerdas.

"Maka harus dilaksanakan oleh semua pihak yang berkepentingan dengan hati-hati, cermat, sehingga minim kesalahan," jelas Widodo.

Diketahui, ratusan siswa di Wonogiri diduga mengalami keracunan akibat menu MBG yang disantap pada Kamis (11/9/2025).

Pasca kejadian itu, SPPG Wonokarto yang menyediakan menu MBG di SMAN 2 dan sejumlah sekolah lain berhenti mengirimkan paket menu MBG sepekan terhitung Senin (15/9/2025). (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#sppg wonokarto #reaksi #pelajar #sman 2 wonogiri #Mbg #keracunan