RADARSOLO.COM-Pemkab masih melakukan pendataan dampak kerusakan di plafon stadion Sport Tourism Center (STC) Pringgodani.
Kondisi tersebut akibat bencana angin puting beliung, Selasa (30/9/2025).
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan, pihaknya melakukan pendataan dampak kerusakan di sekitar Kelurahan Wonokarto. Termasuk plafon stadion STC Pringgodani.
"Disporapar (Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Wonogiri) masih mendata kerusakan (di Stadion Pringgodani)," ujar Setyo Rabu (1/10/2025).
Apakah kerusakan plafon stadion STC Pringgodani dikarenakan tidak sesuainya spek bangunan atau hal lainnya seperti terlampau kencangnya angin?
"Ya karena itu bencana (angin kencang)," kata Bupati.
Setyo juga masih menunggu laporan lengkap dari BPBD Wonogiri terkait dampak angin kencang di wilayah Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri Kota dan sekitarnya.
Sebelumnya diberitakan, plafon dan atap stadion STC Pringgodani porak poranda diterjang angin kencang sekitar pukul 14.00.
Separo plafon tribun stadion dari sisi utara hingga area tengah jebol tak mampu menahan hempasan angin kencang. Bahkan, sebagian atap juga nampak bolong.
Rangka penyangga atap juga nampak mengalami kerusakan.
Wabup Wonogiri Imron Rizkyarno juga sempat mengecek kerusakan di stadion STC Pringgodani dan lokasi lainnya pada Selasa malam.
Sebagai informasi, STC Pringgodani direvitalisasi pada 2024 lalu dengan anggaran senilai Rp 18 miliar.
Kejadian jebolnya plafon sebelumnya juga pernah terjadi beberapa waktu setelah diresmikan akhir Mei 2025. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono