RADARSOLO.COM-Sebuah makam di wilayah Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri dikabarkan meledak.
Kabar meledaknya makam beredar di media sosial.
Dimana makam itu rusak seolah meledak dari dalam hingga tanah dari makam menyembul.
Terkait kabar meledaknya makam, Kepala Desa (Kades) Setren Wisnu Jatmiko membantahnya.
"Mboten njedot (tidak meledak) itu. Warga tidak da yang dengar njedotnya. Itu makamnya dekat dengan rumah warga. Tidak ada yang dengar," ujar dia Jumat (3/10/2025).
Wisnu menerangkan, makam warga setempat itu memang mengalami kerusakan.
Nisan dari marmer yang diisi tanah dan pasir diduga rusak karena efek cuaca.
"Mungkin karena hujan dan panas lalu ada tekanan (suhu) akhirnya rusak. Lemahe (tanahnya) menyembul, itu tanah isian. Bukan tanah dari dalam. Yang dalam masih utuh. Itu isian kijing (nisan) modelnya kan dalamnya bolong, diisi tanah dan pasir, lem-lemannya copot," terang kades.
Wisnu menambahakan, pertama kali kejadian itu diketahui warga pada Rabu (1/10/2025) pagi.
Warga yang melewati jalan di sekitar makam kemudian menyebut makam itu njedot alias meledak. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono