RADARSOLO.COM- Pemkab Wonogiri mengebut pembangunan pasar darurat bagi pedagang Pasar Kota Wonogiri pasca kebakaran hebat.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdag & KUKM) Wonogiri Wahyu Widayati mengatakan, proses pengerjaan pasar darurat sudah dilakukan.
"Mulai dilakukan sejak kemarin (Jumat 10/10/2025)," ujar Setyo, Sabtu (11/10/2025).
Diharapkan, pada 20 Oktober 2025 mendatang para pedagang bisa menempati pasar darurat.
Meski demikian, waktu pembangunan pasar darurat juga menyesuaikan usai adanya update pendataan jumlah pedagang yang terdampak.
"Nanti ada 749 pedagang los dan kios yang menempati pasar darurat," kata Bupati.
Bagaimana dengan nasib pedagang oprokan? Setyo mengatakan, nanti ada ruang kosong, pedagang oprokan bisa menempatinya.
Diketahui, pasar darurat menempati lahan sekitar Pasar Kota Wonogiri.
Misalnya di area Terminal Tipe C (Terminal angkot) hingga sisi selatan Stasiun Wonogiri.
Pantauan radarsolo.com, pengerjaan rangka baja ringan pasar darurat dilakukan di area parkir sisi selatan Pasar Kota Wonogiri.
Diketahui, Pasar Kota Wonogiri terbakar pada Senin (6/10/2025) dini hari.
Penyebab kebakaran diduga dari konsleting listrik. Adapun kerugian akibat peristiwa itu diestimasikan mencapai Rp 81,5 miliar. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono