Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Distribusi MBG di SDN 1 Wonogiri Mandek, Benarkah karena SPPG Rebutan Sasaran Penerima?

Iwan Adi Luhung • Kamis, 16 Oktober 2025 | 01:23 WIB
Distribusi MBG di SDN 1 Wonogiri berhenti selama beberapa pekan terakhir.
Distribusi MBG di SDN 1 Wonogiri berhenti selama beberapa pekan terakhir.

RADARSOLO.COM- Program makan bergizi gratis (MBG) di SDN 1 Wonogiri berhenti disalurkan hampir selama tiga pekan.

Ada kabar kondisi tersebut akibat rebutan sasaran antara pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Salah satu orang tua siswa SDN 1 Wonogiri mengatakan, anaknya sudah cukup lama tidak mendapatkan program MBG.

"Sudah jalan tiga pekan tidak dapat MBG kalau tidak salah," ujarnya, Rabu (15/10/2025).

Menurutnya, berhentinya program MBG di SDN 1 Wonogiri bukan karena adanya kejadian keracunan.

Namun ada desas-desus yang menyebutkan adanya rebutan sasaran antar-SPPG yang menyediakan menu MBG.

Atas berhentinya program MBG di SDN 1 Wonogiri, sumber radarsolo.com mengaku tak keberatan.

Sebab, anaknya juga jarang menyantap menu MBG yang disediakan.

"Nggak masalah. Tiap berangkat juga saya minta buat beli makan juga di sekolah," kata dia.

Orang tua siswa lain turut mengamini berhentinya MBG di SDN 1 Wonogiri.

Alasannya apa, tidak ada yang tahu secara pasti.

"Kalau saya tidak masalah (MBG berhenti). Sudah disiapkan bekal. Kadang (MBG) dimakan anak saya kalau cocok lauknya. Kalau tidak, juga dibawa pulang dimasukkan ke wadah bekalnya," beber sumber tersebut.

Baca Juga: Dishub Boyolali Catat Penurunan Terbesar Uji KIR pada Layanan Uji Berkala

Sementara itu, Kepala SDN 1 Wonogiri Yoni Ernawanto menjelaskan, awalnya MBG di sekolahnya disalurkan oleh SPPG Wonoboyo 1. Lalu penyaluran MBG dialihkan ke SPPG Wonoboyo 2.

"Itu karena kuota penerima manfaat dari SPPG Wonoboyo 2 masih kurang. Tidak ada masalah apa-apa, dengan Kepala SPPG Wonoboyo 1 dan 2 sudah saling ketemu," terang dia.

Sebagai penerima manfaat, pihaknya hanya mengikuti kebijakan yang ada.

Termasuk sudah ada pengaturan bersama Koramil setempat supaya pembagian sasaran setara.

"Dengan kebijakan itu kami manut saja, dialihkan ke SPPG Wonoboyo 2," kata dia.

Menurut kasek, MBG di sekolahnya berjalan sekira 19 Agustus 2025.

Para murid menerima menu MBG dari SPPG Wonoboyo 1 yang lebih awal terbentuk.

Di tengah jalan baru dialihkan ke SPPG Wonoboyo 2. "Infonya pekan depan mulai running lagi," kata dia.

Soal isu rebutan sasaran antar SPPG sehingga menyebabkan siswa SDN 1 Wonogiri tak mendapatkan penyaluran MBG, Yoni mengaku tak mengetahuinya.

Pihaknya hanya menerima program tersebut. Total sasaran penerima MBG di sekolah itu sebanyak 527 siswa.

"Kepala SPPG Wonoboyo 1 sudah komunikasi kalau kita mau dialihkan (ke SPPG Wonoboyo 2). Kepala SPPG Wonoboyo 2 juga welcome, lha kami mau apa? Kepalanya (SPPG) sama-sama tahu. Kami juga mematuhi yang mengatur," kata dia.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri Sriyanto mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, berhentinya penyaluran MBG di SDN 1 Wonogiri karena dialihkannya penyedia MBG.

Dari sebelumnya SPPG Wonoboyo 1 ke SPPG Wonoboyo 2. Itu juga hasil koordinasi sekolah dengan SPPG dan koramil.

Baca Juga: Puluhan Tahun Jalan Desa di Klaten Ini Tergenang Air Hujan, Bupati Hamenang Siapkan Solusi

"Infonya baru diproses pengalihannya. Pekan depan informasinya sudah mulai dilayani lagi dari SPPG Wonoboyo 2," terangnya.

Sriyanto memastikan, tidak ada kejadian seperti keracunan yang menyebabkan berhentinya penyaluran MBG di SDN 1 Wonogiri. Pihak sekolah hanya mengikuti proses pengalihan SPPG.

Bagaimana soal isu berhentinya MBG di SDN 1 Wonogiri karena rebutan sasaran penerima MBG antar SPPG? Sriyanto menuturkan hal itu bukan rebutan penerima manfaat.

"Itu bukan rebutan, tapi penataan kembali. Penataan diserahkan SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) dan Koramil. Jadi dulu yang pertama berdiri SPPG Wonoboyo 1. Lalu SPPG Wonoboyo 2 berdiri. Mungkin yang diambil yang sekolah dekat dulu," urainya.

Dengan penataan ulang, menurut Sriyanto, sasaran penerima MBG akan lebih merata.

Sejauh ini pihaknya juga belum memdapatkan laporan dari sekolah lain seperti peristiwa seperti di SDN 1 Wonogiri. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#SPPG #Rebutan #distribusi #Mbg #Makan Bergizi Gratis #SDN 1 Wonogiri #distribusi mbg