RADARSOLO.COM-Sejumlah elemen melakukan pembersihan Pasar Kota Wonogiri pascakebakaran, Kamis (16/10/2025). Pembersihan pasar dilakukan selama beberapa hari.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdag & KUKM) Wonogiri Wahyu Widayati mengatakan, pembersihan pasar dilakukan oleh sejumlah unsur.
Mulai dari TNI/Polri, SAR, relawan, pihak pasar dan lainnya. Kerja sama lintas dinas juga dilakukan dalam upaya pembersihan pasar.
"Dengan dibersihkannya pasar dari sisa kebakaran nanti bisa dilihat kondisi bangunannya bagaimana. Akan ada uji kelayakan gedung oleh tim ahli independen," ujar Wahyu.
Menurut Wahyu, sebelumnya juga sudah dilakukan pembersihan, termasuk pembersihan dagangan pedagang yang mudah membusuk. Pembersihan kali ini berskala lebih besar.
"Teman-teman pedagang juga masih bisa mengambil sisa barangnya. Misal bekas rolling door. Saat mengambil juga ada petugas jadi lebih aman. Ada jalurnya," beber Wahyu.
Sementara itu, pasar darurat juga masih dalam proses pengerjaan. Diharapkan, pasar darurat bisa segera rampung dan pedagang bisa menempatinya.
BPBD Wonogiri Kerahkan 140 Personel untuk Pembersihan Pasar Selama Empat Hari, Pedagang Diberi Kesempatan Ambil Sisa Barang
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Fuad Wahyu Pratama mengatakan total ada 140 personel gabungan yang melakukan pembersihan Pasar Kota Wonogiri.
"Pembersihan dilakukan di lantai 1, 2 dan 3. Ada banyak material yang dibersihkan. Pembersihan selama empat hari," kata dia.
Pada Jumat-Minggu (17-19/10/2025), pedagang juga diberi kesempatan untuk mengambil sisa barang yang dimiliki. Karena itu pembersihan dilakukan bertahap. Pembersihan dilanjutkan pada Senin (20/10/2025).
"Kita koordinasikan dan bergerak bersama-sama," pungkas Fuad. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono