RADARSOLO.COM- Peristiwa gantung diri beruntun terjadi dengan korban seluruhnya warga Kecamatan Tirtomoyo, Jumat (17/10/2025).
Korban pertama adalah W (17) seorang siswi kelas XII SMK yang diketahui gantung diri di kos-kosannya di wilayah Banjarsari, Solo.
Sementara itu korban kedua adalah P (68) seorang nenek asal Desa Hargantoro. Hal itu dikonfirmasi Camat Tirtomoyo Suyatno.
Dia menerangkan korban pertama yakni W ditemukan meninggal dunia di indekosnya di kawasan Banjarsari Solo.
Belakangan ini W menjalani praktik kerja lapangan (PKL).
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat bercerita terkait masalah asmara bersama teman-temannya.
"Kalau untuk yang di Hargantoro, korban ditemukan di gudang rumah. Peristiwanya diketahui sekira pukul 16.45," kata dia.
Berdasarkan informasi yang didapatkan camat, P diduga nekat mengakhiri hidupnya karena depresi usai suaminya meninggal.
"Atas dua peristiwa ini, dalam satu hari tentu kita sangat prihatin," terang camat.
"Forkompimcam sebenarnya sudah sering memberikan edukasi kepada masyarakat. Semisal ada permasalahan di keluarga bisa diselesaikan. Masyarakat sekitar diharapkan juga berempati, syukur-syukur bisa membantu sehingga mencegah peristiwa semacam ini," papar Suyatno. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono