Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Minim Murid, 15 SD di Wonogiri di-Regrouping: Ini Daftarnya

Iwan Adi Luhung • Rabu, 29 Oktober 2025 | 23:43 WIB
Siswa mencucui tangan di salah satu SD di Kecamatan Baturetno belum lama ini.
Siswa mencucui tangan di salah satu SD di Kecamatan Baturetno belum lama ini.

RADARSOLO.COM- Pemkab Wonogiri me-regrouping 15 SD terhitung sejak Agustus 2025.

Regrouping itu diharapkan bisa mengefektifkan kegiatan belajar di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri Sriyanto mengatakan, pihaknya telah melakukan regrouping 15 SD di tahun ini sejak Agustus.

Sekolah yang di-regrouping adalah sekolah yang minim murid atau kurang dari 30 siswa.

"Lalu juga ada kelas yang tidak ada murid. Misal kelas I dan II ada siswa, tapi di kelas III tidak ada murid. Itu masuk (regrouping)," ujar dia.

Diketahui, sekolah yang digabung adalah:

  1. SDN 2 Puloharjo digabung dengan SDN 3 Puloharjo Kecamatan Eromoko
  2. SDN 3 Tempurharjo dan SDN 2 Tempurharjo Kecamatan Eromoko
  3. SDN 2 Tegiri bergabung dengan SDN 3 Tegiri Kecamatan Batuwarno
  4. SDN 3 Batuwarno digabung dengan SDN 1 Batuwarno Kecamatan Batuwarno
  5. SDN 3 Trukan digabung dengan SDN 1 Trukan Kecamatan Pracimantoro
  6. SDN 1 Banaran bergabung dengan SDN 2 Banaran Kecamatan Pracimantoro
  7. SDN 2 Basuhan digabung dengan SDN 3 Basuhan Kecamatan Eromoko
  8. SDN 4 Basuhan digabung dengan SDN 1 Basuhan Kecamatan Eromoko
  9. SDN 1 Klunggen bergabung dengan SDN 2 Klunggen Kecamatan Slogohimo
  10. SDN 4 Wuryantoro bergabung dengan SDN 1 Wuryantoro Kecamatan Wuryantoro
  11. SDN 1 Pulutan Kulon bergabung dengan SDN 2 Pulutan Kulon Kecamatan Wuryantoro
  12. SDN 3 Giriwoyo digabung dengan SDN 4 Giriwoyo Kecamatan Giriwoyo
  13. SDN 5 Bero dengan SDN 1 Bero Kecamatan Eromoko
  14. SDN 7 Bero digabung dengan SDN 2 Bero
  15. SDN 3 Bero bergabung dengan SDN 1 Bero

Kadisdikbud menuturkan, siswa tidak harus pindah ke sekolah yang tujuan penggabungan.

Mereka bisa memilih melanjutkan ke sekolah lain selain SD yang telah ditentukan penggabungannya dengan SD tertentu.

"Gurunya juga. Penempatan guru disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Guru di SD sebelumnya tidak mesti mengajar di SD yang digabung, tapi tak jauh dari sekolahnya sebelumnya," terang Sriyanto. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#regrouping #sd #wonogiri #SRIYANTO #Kepala Disdikbud Wonogiri