RADARSOLO.COM- Respati Listyatmoko, siswa SMP asal Kecamatan Giriwoyo, berhasil mengharumkan nama Kabupaten Wonogiri.
Dia menyabet juara 1 Festival Dalang Anak (FDA) Nasional 2025.
FDA Nasional 2025 digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin-Rabu (3-5/11/2025).
Pentas di hari pertama, Respati memainkan lakon Prabukusuma Labuh dan mendapatkan juara 1 Kelompok B Usia 12-15 Tahun.
Dihubungi lewat sambungan telepon, Respati mengaku tak menyangka bisa mendapatkan juara 1 di ajang bergengsi tingkat nasional itu.
Sebab menurutnya, pementas lain juga tampil dengan sangat baik.
"Sempat nervous juga. Bapak bilang ke saya, penting teteg (tegar). Enggak nyangka bisa juara," ujar Respati, Kamis (6/11/2025).
Respati sudah mengenal wayang sejak kecil. Ayahnya, Ki Bagong Yunioko, juga seorang dalang wayang.
Selain belajar dari sang ayah, dia juga belajar dari dalang lainnya.
"Cita-cita saya memang mau jadi dalang. Yang saya idolakan salah satunya Ki Enthus Susmono," kata siswi kelas VII SMP Pangudi Luhur Giriwoyo itu.
Saat pentas di TMII, Respati mengaku hanya ingin menghibur orang-orang yang menontonnya.
Apalagi dalam lakon yang dimainkan juga terselip humor yang sukses membuat penonton tertawa.
Baca Juga: Jokowi Angkat Bicara Soal Usulan Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional: Setuju atau Tidak?
Ayah Respati, Ki Bagong Yunioko mengamini bahwa anaknya sudah mencintai dunia wayang sejak kanak-kanak.
Selain menontonnya saat pentas, anaknya juga kerap menyetel VCD berisi pertunjukkan wayang. Itu menjadi wahana belajar sang anak.
"Tapi sempat putus sama wayang. Tak lokne (dicibir), main mung ngono terus (mendalang kok biasa saja). Mungkin ngambek ya, tapi akhirnya latihan lagi," kata dia.
Perjalanan Respati tidak singkat. Sebelumnya, kata Ki Bagong, putranya berlomba di tingkat wilayah, baik di Wonogiri, Solo Raya, dan Jawa Tengah.
Saat masuk 5 besar di Jawa Tengah, Respati dikirimkan untuk ikut ajang FDA Nasional 2025.
"Tentu kita bersyukur, Alhamdulillah bisa juara 1. Sebelumnya dapat masukan juga dari provinsi dan pendamping lainnya," beber dia.
Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Wonogiri Eko Sunarsono memberikan acungan jempol untuk Respati.
Sebelumnya, dalang cilik Wonogiri lain juga kerap mengharumkan namanya di kancah nasional.
"Pengumumannya kan Rabu malam, kita juga ikut bangga atas hal ini. Sebelumnya Pepadi juga mengawal dan memberi masukan juga," beber dia.
Pihaknya berharap, ada perhatian lebih dalam kesenian wayang agar kesenian itu tetap lestari.
"Banyak dalang anak yang bermunculan juga. Ini perlu perhatian lebih," pungkas Eko. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono