Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Hasil Cek Kesehatan Gratis: 1.000 Warga Wonogiri Terdeteksi Mengalami Gangguan Jiwa, Ada yang dari Kalangan Pelajar

Iwan Adi Luhung • Selasa, 11 November 2025 | 20:01 WIB
Ilustrasi depresi.
Ilustrasi depresi.

RADARSOLO.COM - Bukan hanya mereka yang tinggal di ibu kota, warga yang tinggal di daerah pun tak luput dari depresi atau gangguan kejiwaan.

Data terbaru menyebutkan bahwa ribuan warga Wonogiri terindikasi mengalami gejala gangguan jiwa. Tak hanya dewasa, tapi juga anak-anak 

Itu berdasarkan hasil pemeriksaan dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Hingga Jumat (7/11/2025) tercatat 226.718 orang menjalani CKG.

Dari jumlah itu, 1.095 orang terdeteksi mengalami gangguan jiwa.

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri Titik Setyaningsih mengatakan, CKG dilakukan di seluruh wilayah Wonogiri.

Salah satunya dengan melakukan skrining gangguan kejiwaan kepada masyarakat.

"Itu (gangguan jiwa) seperti gejala depresi atau lainnya," ujar Titik belum lama ini.

Menurut Titik, saat ditemukan warga yang mengalami gejala gangguan jiwa, pihak puskesmas melakukan intervensi.

Puskesmas juga memberikan rujukan agar warga itu bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Kalau perlu ke psikolog atau terapi rutin. Gangguan jiwa kan juga perlu penanganan seperti penyakit fisik, misalnya hipertensi," jelasnya.

Titik menuturkan, tujuan dari skrining penyakit, termasuk gangguan jiwa agar pasien segera tertangani dan penyakit tak menjadi lebih berat lagi.

Baca Juga: Masih Ada Truk Terguling, Rambu Peringatan di Jalur Tunggangan Wonogiri Tak Efektif?

"Anak sekolah sudah ada skrining gangguan jiwa. Lalu ibu hamil, ibu nifas, dan usia dewasa, semua ada," kata dia.

Adakah pelajar yang terindikasi mengalami gangguan jiwa saat dilakukan CKG? Titik mengamininya.

Lalu apa indikasi mereka yang terindikasi mengalami gangguan jiwa, Titik mencontohkan, salah satunya adalah gangguan tidur, dimana pasien kesulitan untuk tidur.

"Yang lainnya seperti sering mengalami kecemasan. Itu bisa diberi edukasi, nanti dilihat kondisinya membaik atau tidak. Bisa juga nanti dirujuk ke psikolog atau psikiatri," beber Titik.

Adapun penyebab gejala gangguan jiwa bisa beragam. Misalnya seseorang mengalami tekanan.

Contohnya tekanan dari pola asuh di rumah, bullying, hingga tekanan ekonomi.

"Bisa saja (tekanan ekonomi). Bisa membuat depresi. Saat ada stressor itu (depresi) bisa muncul. Semisal gejala terlihat saat skrining ini bisa segera diintervensi," beber Titik. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#gangguan jiwa #pelajar #penanganan #Cek Kesehatan Gratis #depresi