Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Bau limbah dari PT Arena Agro Andalan Ngadirojo Wonogiri Mulai Berkurang, Begini Sikap Warga

Iwan Adi Luhung • Minggu, 16 November 2025 | 20:56 WIB
Pertemuan antara warga dan PT AAA di salah satu rumah tokoh masyarakat setempat, Sabtu (15/11/2025).
Pertemuan antara warga dan PT AAA di salah satu rumah tokoh masyarakat setempat, Sabtu (15/11/2025).

RADARSOLO.COM-Bau limbah yang bersumber dari PT Arena Agro Andalan (AAA) disebut sudah berkurang signifikan. Warga berharap bau bisa hilang secara total.

Diketahui puluhan warga menggeruduk PT AAA di Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, Selasa (4/11/2025) siang.

Mereka jengah atas bau limbah dari pabrik yang memproduksi tepung tapioka, pati jagung dan produk turunannya itu.

Apalagi dalam beberapa waktu terakhir, bau limbah makin menyengat. Warga menuntut agar permasalahan bau itu teratasi.

Pihak pabrik saat itu juga berkomitmen mengatasi masalah bau. Dimana ada langkah penanganan yang dilakukan pihak pabrik.

Warga dan manajemen PT AAA kembali bertemu di rumah salah satu tokoh masyarakat pada Sabtu (15/11/2025).

Dalam pertemuan itu PT AAA menjelaskan, progres penanggulangan bau. Warga juga mengapresiasi apa yang dilakukan pabrik tersebut.

Taufik Setiawan, warga setempat mengatakan, bau busuk yang bersumber dari PT AAA sudah berkurang drastis dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.

Warga mengapresiasi pihak pabrik yang telah menindaklanjuti keluhan warga terhadap bau busuk itu.

"PT AAA telah berupaya menjawab tuntutan warga agar bau hasil proses produksi pabrik itu hilang. Warga berharap dampak bau tersebut bisa segera hilang," kata dia.

Pengelola salah satu resto di Kecamatan Ngadirojo itu menambahkan, warga berterima kasih karena manajemen pabrik sudah beriktikad baik dengan menjawab tuntutan warga

"Walaupun masih sedikit ada bau. Kami yakin pabrik sudah berupaua maksimal," beber Taufik.

Baca Juga: Kepala DPU Wonogiri Belum Dapat Laporan Perubahan Ukuran Besi Proyek RSUD Purwantoro dari Tim Teknis

Taufik menegaskan, warga tidak menolak adanya kegiatan produksi dari PT AAA.

Hanya saja, warga meminta agar bau dari dampak aktivitas pabrik itu tidak mengganggu kenyamanan warga dan pelaku usaha.

Di bagian lain, warga juga menegaskan bahwa isu akan adanya aksi memprotes PT AAA yang digelar di sejumlah titik, di antaranya di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Mabes Polri dan PT AAA bukan merupakan langkah yang diambil warga.

Warga tak mengenal siapa dan organisasi apa yang akan menggelar aksi itu.

Yang jelas, saat ini warga menyambut positif langkah yang dilakukan pabrik.

General Manager Plant PT AAA Wonogiri Asep Rivan Saputra menjelaskan, bau tidak sedap yang dirasakan warga berasal corn steep liquor (CSL) atau fermentasi jagung yang akan diubah menjadi produk corn gluten feed (CGF).

Pada beberapa saat lalu, dryer atau alat pengering untuk proses produksi CGF itu terbakar.

Sehingga sebagian CSL yang semestinya menjadi CGF terbuang.

Pihak perusahaan menangani CSL itu di lahan. Itu juga untuk menyuburkan tanah.

"CSL mengandung banyak nitrogen yang dapat menyehatkan unsur hara tanah," kata dian

Pada awalnya tindakan itu tidak menimbulkan masalah. Namun saat hujan, ternyata fermentasi jagung yang dibuang di lahan tersebut menimbulkan bau tidak sedap hingga ke permukiman warga.

Perusahaan telah menanggulangi hal itu dengan mengurangi air di lahan yang terdapat CSL dan menyalurkannya ke instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Baca Juga: Usai Tinggalkan Satria Muda, Willie B. Jefferson Resmi Gabung Kesatria Bengawan Solo! Peran Barunya Bikin Kaget

Pihaknya juga menambah unit alat berat untuk menguruk tanah yang terdapat CSL tersebut. Perusahaan sempat menghentikan produksi CGF untuk mengurangi CSL.

"Ekspektasi kami, lima hari sudah selesai. Kami juga sempat stop produksi," terang Asep. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#PT Arena Agro Andalan #berkurang #PT AAA #wonogiri #bau limbah #ngadirojo